Rossi, Penyebab Dovizioso Gagal ke Tim Pabrikan Yamaha
Anindhya Danartikanya | 25 Mei 2018 13:15
Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso blak-blakan soal 'kegagalan'-nya membela Yamaha Factory Racing di MotoGP 2013 lalu, meski sepanjang musim 2012 dirinya yang hanya berstatus rider tim satelit Monster Yamaha Tech 3, justru sukses besar mengalahkan Ben Spies yang merupakan rider tim pabrikan.
Usai tiga tahun membela Repsol Honda, Dovizioso pindah ke Tech 3 pada 2012 dan sukses meraih banyak podium di atas YZR-M1 yang ala kadarnya. Ia sukses mengasapi Spies, dan atas alasan ini ia yakin dirinya layak 'naik pangkat' ke tim pabrikan pada 2013. Sayang, tempat itu justru direbut Valentino Rossi.
Ideku dan Simone (Batistella, manajer pribadi) adalah pindah ke tim pabrikan Yamaha pada 2013. Itu ide logis: dengan Tech 3, aku tampil sangat baik dan aku mengubah citra usai musim-musim di Honda. Apalagi, Ben sebagai tandem Jorge di Yamaha tampil buruk, bahkan tertinggal jauh dariku di klasemen 2012. Ide Lorenzo-Dovizioso untuk 2013 selalu lebih masuk akal, ujar Dovizioso lewat buku otobiografinya, 'Asfalto'.
Rider Italia ini pun menyebut Yamaha tak segera ambil sikap soal masa depannya, dan sang managing director, Lin Jarvis akhirnya meminta Batistella mulai mencari tim lain untuk Dovizioso. Ternyata, Yamaha menjatuhkan pilihan kepada Rossi sebagai pengganti Spies, meski The Doctor terpuruk selama dua musim di Ducati Corse.
Lin berkata kepada Simone mungkin lebih baik melepasnya saja dan mulai cari tempat lain. Kini, aku tahu apa yang bergerak lebih cepat ketimbang rider di trek: kabar burung. Kabar bahwa Vale ingin menyerah (pada Ducati) dan kembali ke tempat semula (Yamaha) langsung menyeruak di paddock dan beredar di koran-koran, ungkapnya.
Dovizioso juga yakin bahwa keputusan Yamaha memilih Rossi ada kaitannya dengan Dorna Sports. Atas ribuan alasan, ini juga ada pengaruh dari penyelenggara: jika Vale yang meninggalkan Yamaha pada 2011 membuat kehebohan besar, maka Vale yang kembali untuk membalas dendam bakal menimbulkan gebrakan yang jauh lebih besar lagi, tuturnya.
Atas alasan ini, Dovizioso pun akhirnya mendapat tempat di Ducati Corse, menggantikan Rossi sebagai tandem Nicky Hayden. Kisahku pun berakhir di sana. Tempat yang kupikir akan jadi tempatku, justru diambilnya. Pintu Yamaha telah tertutup untukku berkat alasan-alasan yang sama sekali di luar kendaliku, pungkas juara dunia GP125 2004 ini.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34

















