Rossi Ungkapkan Perbedaan Burgess dengan Galbusera
Editor Bolanet | 13 November 2013 11:00
- Pebalap Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi mengungkapkan perbedaan antara mantan kepala mekaniknya, Jeremy Burgess dengan kepala mekaniknya yang baru, Silvano Galbusera.
Kerjasama Rossi dan Burgess yang berjalan selama 14 tahun akhirnya berhenti di MotoGP Valencia, Spanyol akhir pekan lalu. The Doctor pun mulai bekerja sama dengan Galbusera sejak uji coba pascamusim di tempat yang sama pada hari Senin (11/11).
Dengan Silvano, rasanya menyenangkan bisa bicara dengan bahasa Italia. Meski begitu, nyatanya tim kami lebih banyak diisi oleh orang Jepang dan Australia. Jadi kami tetap lebih sering menggunakan bahasa Inggris, ujar Rossi.
Sembilan kali juara dunia inipun mengaku ada perbedaan antara cara kerja Burgess dan Galbusera. Dengan Jeremy, kami lebih banyak bicara tentang perasaan saya. Sementara dengan Silvano, saya lebih sering bicara dengan bahasa analisis. Kami bekerja dengan Matteo Flamigni (data analyst Rossi), lanjutnya.
Rossi bertemu dengan Galbusera untuk pertama kali pada tahun 2010, yakni setelah pebalap asal Italia tersebut mengalami kecelakaan parah di MotoGP Italia. Kala itu, ia berlatih dengan motor Yamaha R1 Superbike di Misano. Motor tersebut adalah motor yang digunakan tim Yamaha World Superbike, tempat di mana Galbusera bekerja.
Saya bertemu dengan Silvano pada tahun 2010, yakni setelah saya mengalami kecelakaan di Mugello. Saat itu saya berlatih dengan R1 Superbike di Misano. Saya menjalin hubungan yang baik dengannya. Saya rasa ia memang orang yang tepat, pungkas Rossi. (gpo/kny)
Kerjasama Rossi dan Burgess yang berjalan selama 14 tahun akhirnya berhenti di MotoGP Valencia, Spanyol akhir pekan lalu. The Doctor pun mulai bekerja sama dengan Galbusera sejak uji coba pascamusim di tempat yang sama pada hari Senin (11/11).
Dengan Silvano, rasanya menyenangkan bisa bicara dengan bahasa Italia. Meski begitu, nyatanya tim kami lebih banyak diisi oleh orang Jepang dan Australia. Jadi kami tetap lebih sering menggunakan bahasa Inggris, ujar Rossi.
Sembilan kali juara dunia inipun mengaku ada perbedaan antara cara kerja Burgess dan Galbusera. Dengan Jeremy, kami lebih banyak bicara tentang perasaan saya. Sementara dengan Silvano, saya lebih sering bicara dengan bahasa analisis. Kami bekerja dengan Matteo Flamigni (data analyst Rossi), lanjutnya.
Rossi bertemu dengan Galbusera untuk pertama kali pada tahun 2010, yakni setelah pebalap asal Italia tersebut mengalami kecelakaan parah di MotoGP Italia. Kala itu, ia berlatih dengan motor Yamaha R1 Superbike di Misano. Motor tersebut adalah motor yang digunakan tim Yamaha World Superbike, tempat di mana Galbusera bekerja.
Saya bertemu dengan Silvano pada tahun 2010, yakni setelah saya mengalami kecelakaan di Mugello. Saat itu saya berlatih dengan R1 Superbike di Misano. Saya menjalin hubungan yang baik dengannya. Saya rasa ia memang orang yang tepat, pungkas Rossi. (gpo/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Tegas Tak Mau Tes Motor MotoGP: Saya Nggak Kangen!
Otomotif 13 Maret 2026, 10:52
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Live Streaming Real Madrid vs Oviedo 15 Mei 2026
Liga Spanyol 14 Mei 2026, 22:29
-
Giliran Man City yang Dicela Spesialis Runner-up
Liga Inggris 14 Mei 2026, 22:15
-
Di Balik Gapura Baru Dongko, Ada Harapan Menjaga Denyut Budaya Trenggalek
News 14 Mei 2026, 21:33
-
Mikel Arteta Fokus ke Arsenal, Tak Peduli Hasil Manchester City
Liga Inggris 14 Mei 2026, 21:29
-
Prediksi Aston Villa vs Liverpool 16 Mei 2026
Liga Inggris 14 Mei 2026, 21:05
-
Cherki dan Mainoo Masuk Nominasi Pemain Muda Terbaik Premier League
Liga Inggris 14 Mei 2026, 21:03
-
Arne Slot Yakin Tetap Latih Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 14 Mei 2026, 20:29
-
Arteta Cari Solusi untuk Posisi Bek Kanan Arsenal
Liga Inggris 14 Mei 2026, 20:02
-
Inter Milan Kantongi Jutaan Euro Usai Juara Coppa Italia
Liga Italia 14 Mei 2026, 19:59
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24











