Sapu Bersih Uji Coba Sepang, Fabio Quartararo Belum Puas
Anindhya Danartikanya | 10 Februari 2020 08:55
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku belum puas atas performanya meski sukses menyapu bersih posisi terpuncak dalam tiga hari uji coba pramusim MotoGP Sepang, Malaysia. Hal ini ia sampaikan kepada GPOne pada Minggu (9/2/2020).
Pada hari pertama, Quartararo sekadar mengendarai YZR-M1 versi 2019, namun tetap jadi yang tercepat. Ia akhirnya dapat kesempatan mengendarai M1 versi 2020 pada hari kedua dan ketiga, dan lagi-lagi jadi yang terbaik. Meski begitu, El Diablo mengaku tak terlalu puas atas kinerjanya.
"Hari ini kondisinya paling buruk dibanding dua hari sebelumnya. Suhu aspalnya 59 derajat. Ritme saya tak buruk dalam 10 lap, tapi saya masih butuh lebih banyak kilometer untuk terus memperbaiki diri. Meski begitu, kami sudah punya gambaran performa," ungkapnya.
Perasaan Tak Terlalu Positif
Selain menjajal M1 versi 2020, Quartararo juga masih harus menemukan konfigurasi setup dan elektronik terbaik, mengingat ini uji coba perdananya di atas motor itu. "Perasaan saya tak terlalu positif, dan dapat ritme yang tepat tidaklah mudah, terutama pada pagi hari," ujarnya.
"Saya menjajal banyak inovasi, termasuk elektronik, yang butuh waktu dan banyak lap untuk dipelajari. Kami masih harus bekerja keras mencari arah yang tepat. Kita lihat saja nanti di (uji coba) Qatar," lanjut rider yang akan berusia 21 tahun pada 20 April tersebut.
Quartararo juga menyatakan, meski Yamaha telah menambah tenaga pada mesin M1, kecepatannya belumlah sebaik rider lain. Ia merasa masih butuh waktu untuk menjalani adaptasi, dan berharap bisa lebih baik lagi di uji coba Qatar, 22-24 Februari nanti.
Tak Ada Gunanya Tercepat Jika...
"Kami jelas belum punya kecepatan terbaik, meski Maverick punya top speed menjanjikan. Saya masih harus bekerja keras karena saya masih belum merasa 100% pada pengereman, elektronik, dan grip," ungkapnya.
Rider asal Prancis ini juga menyatakan bahwa menjadi rider tercepat di semua sesi uji coba, sesi latihan, atau kualifikasi takkan ada gunanya jika ia tak bisa menemukan ritme yang tepat, yakni hal yang krusial untuk balapan.
"Target saya tahun ini bukanlah mengakhiri semua sesi di posisi pertama, tapi mencoba untuk mencari ritme yang baik dimulai dari sesi latihan. Saya memang tercepat di tiga hari uji coba, tapi kami sudah tahu bahwa sangat kuat pada lap tunggal," pungkasnya.
Baca Juga:
Hasil Hari Ketiga Uji Coba MotoGP Sepang: Quartararo Kembali Memimpin
Hasil Hari Kedua Uji Coba MotoGP Sepang: Quartararo Tercepat Lagi
Jorge Lorenzo: Balapan di Catalunya? Saya Sudah Pensiun!
Lorenzo Tak Menduga Rossi Minta Dirinya Jadi Test Rider Yamaha
Franco Morbidelli Tak Tutup Peluang Pindah Tim di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


