Sebut MotoGP Qatar 'Bencana', Fabio Quartararo Makin Ragu Soal Kontrak Yamaha
Anindhya Danartikanya | 7 Maret 2022 15:51
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, sangat kecewa hanya mampu finis kesembilan dalam MotoGP Qatar di Sirkuit Losail pada Minggu (6/3/2022). Hasil ini adalah wujud kekhawatirannya sejak akhir musim lalu, mengingat Yamaha tak segera memenuhi permintaannya menambah tenaga mesin YZR-M1.
Sejak masa pramusim, El Diablo sudah mengeluhkan hal ini, menyebut performa M1 versi teranyar tak jauh beda dari versi pendahulunya. Quartararo pun semakin kecewa setelah melihat Suzuki, yang mesinnya berjenis inline-4 seperti Yamaha, justru kini punya kecepatan puncak (top speed) sangat tinggi selama di Qatar.
Quartararo juga menjalani kualifikasi dengan buruk, harus turun lebih dulu di Kualifikasi 1 (Q1). Pada Kualifikasi 2 (Q2), ia juga harus susah payah dan ujung-ujungnya hanya duduk di posisi 11. Dalam balapan, ia juga tak bisa masuk ke posisi tujuh besar. Pada lap terakhir, ia bahkan tersalip Johann Zarco tepat di trek lurus.
Tekanan Ban Depan Kelewat Tinggi

Usai balap, Quartararo curhat kepada Speedweek bahwa ia mengalami kendala ban depan, yang tekanannya cukup tinggi dan tak bisa mengatasinya. "Saya menjalani start yang sangat baik. Tapi sejak lap pertama, tekanan ban depan terlalu tinggi, yang berarti performanya sangat buruk," ungkap juara dunia MotoGP 2021 ini.
"Saya mengharapkan ritme yang lebih baik, namun tetap tak bisa mengeluarkan potensinya. Inilah masalahnya. Ketika berada di belakang rider lain, tekanan ban jadi tinggi dan ini normal. Namun, kali ini motor saya sudah jadi bencana bahkan tanpa slipstream. Kami harus memahami kenapa terus begini," lanjutnya.
Sebagai juara dunia bertahan, Quartararo tentu merasa kecewa melihat podium di Qatar yang dihuni Enea Bastianini, Brad Binder, dan Pol Espargaro. Namun, rider Prancis ini juga meyakini bahwa itu adalah bukti bahwa Ducati, KTM, dan Honda telah mengalami kemajuan besar ketimbang Yamaha.
Berkebalikan dari Musim 2021
"Jika mengingat Yamaha meraih dua kemenangan di Qatar tahun lalu sementara kali ini sangat tertinggal, saya jadi berpikir keras," komentar Quartararo, yang makin tak mau membicarakan kans perpanjangan kontrak dengan Yamaha untuk 2023 dan 2024, mengingat performa M1 sangat berkebalikan dari 2021.
"Target utama saya adalah menang. Yang terpenting adalah punya motor terbaik. Saya jelas akan memperhitungkan faktor itu. Saya belum punya kepercayaan diri sepenuhnya saat ini, namun tugas saya adalah bersiap sebaik mungkin di tiap balapan demi memberikan yang terbaik, entah bakal menang atau finis ke-15," tutupnya.
Quartararo dan pembalap lainnya akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret mendatang.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
Gagal Finis di Qatar, Pecco Bagnaia Kritik Ducati: Saya Ini Bukan Test Rider
Tabrak Jorge Martin, Pecco Bagnaia: Manuver Saya Tidak 'Gila'
Marc Marquez Belum Klop dengan Honda Teranyar, Legawa Finis Kelima di Qatar
Pol Espargaro: Honda is Back! Punya Dua Rider Kuat, Tak Cuma Satu
Brad Binder: KTM Naik Podium di Qatar? Hasil yang Gila!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







