Sedih Tapi Juga Senang: Yamaha Galau Dapat Hak Konsesi di MotoGP 2024
Anindhya Danartikanya | 8 Desember 2023 15:48
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, tak memungkiri punya perasaan campur aduk usai dipastikan akan mendapatkan hak-hak konsesi baru di MotoGP 2024. Meski bakal diuntungkan kans memperbaiki motor, mendapatkan hak konsesi juga berarti mengonfirmasi keterpurukan YZR-M1.
Pada 2016, Yamaha dan Honda menyepakati aturan konsesi demi membantu Ducati bangkit, serta membantu Aprilia, Suzuki, dan KTM sebagai pabrikan baru untuk mengembangkan motor dalam waktu cepat. Tahun 2023 menjadi musim pertama di mana semua pabrikan akhirnya bebas dari konsesi.
Uniknya, Yamaha dan Honda justru giliran terpuruk selagi Ducati mendominasi. FIM dan Dorna Sports ingin menulis ulang aturan konsesi demi membantu para pabrikan Jepang. Aprilia dan KTM tak terima, yakin dua pabrikan raksasa ini tak perlu dibantu, dan justru menyebut Ducati lah yang ruang geraknya harus dibatasi.
Hanya Punya 2 Rider, Banyak Tes Bakal Membantu

Meski begitu, usai MotoGP Valencia 2023, MSMA (Asosiasi Pabrikan) dan Grand Prix Commission (GPC) sepakat menulis aturan konsesi baru, yang hak-haknya bisa didapatkan sebuah pabrikan berdasarkan kategori perolehan poin di klasemen konstruktor. Yamaha dan Honda pun mendapatkan hak konsesi terbanyak.
"Sayangnya, konsesi sangat penting bagi kami. Jika ingin kembali maju, kami butuh lebih banyak kesempatan tes. Tahun depan, kami hanya punya dua rider. Tes akan membantu, bakal memberi kami kebebasan. Kami bisa pakai lebih banyak mesin dan mengubah spesifikasi saat musim berlangsung," ujar Jarvis via Speedweek, Rabu (6/12/2023).
Akibat jumlah poin Yamaha dan Honda pada 2023 kurang dari 35% dari ketersediaan poin sepanjang musim, mereka juga berhak mendapatkan jatah enam wildcard. Jarvis tak memungkiri bahwa pihaknya akan menurunkan sang test rider, Cal Crutchlow, untuk balapan, tetapi ragu bakal memakai semua jatah tersebut.
Agar Pabrikan Jepang Tidak Pergi dari MotoGP

Menurut Jarvis, wildcard bukanlah prioritas Yamaha, yang lebih mementingkan hak menjalani tes tanpa batasan alokasi waktu dan sirkuit. "Tidak ada gunanya memakai jatah wildcard jika wildcard memang tak jadi bagian dari program pengembangan kami," ungkap pria asal Inggris ini.
"Namun, kami jelas akan melakukannya lebih banyak dari tahun ini. Saya yakin kami setidaknya bakal melakukannya tiga kali, atau lebih. Kami punya perpanjangan kontrak dengan Cal selama dua tahun lagi, dan kami akan menggelar lebih banyak tes di Eropa," lanjutnya.
Di lain sisi, Jarvis merasa konsesi baru ini tepat untuk menjaga jumlah partisipan tetap sehat. "Ini bagus untuk kejuaraan, sehingga kami bisa menghindari kans para pabrikan Jepang meninggalkan MotoGP pada masa mendatang. Ini jauh lebih penting untuk jangka panjang," pungkasnya.
Sumber: Speedweek
Baca juga:
Dorna Bersikeras 44 Balapan Tak Terlalu Banyak Meski MotoGP Panen Cedera
Terbantu Sprint, Pecco Bagnaia Patahkan Rekor Juara dengan Poin Terbanyak di MotoGP
Jorge Lorenzo Sebut Luca Marini Blunder Join Repsol Honda: Dia Bakal Sering Kecelakaan!
Sulit Tolak Honda, Valentino Rossi Nggak Percaya Sang Adik Bakal Bela Mantan Tim Sendiri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







