Sempat Jadi Pejuang Tunggal, Marco Bezzecchi Terbebani Kembangkan Aprilia Sendirian di MotoGP 2025
Anindhya Danartikanya | 30 November 2025 22:10
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengaku sempat merasa terbebani karena harus mengembangkan motor RS-GP sendirian pada awal musim MotoGP 2025. Sebab, ketiga pembalap Aprilia lainnya menghadapi kendala masing-masing sehingga tak bisa tampil optimal.
Rekan setim 'Bez', Jorge Martin, tadinya diproyeksikan jadi rider utama Aprilia berkat statusnya sebagai juara dunia. Namun, Martin justru absen sepanjang paruh pertama musim akibat berbagai cedera parah setelah tiga kali kecelakaan dalam tiga insiden berbeda.
Di lain sisi, rider Trackhouse Racing, yang paling lama membela Aprilia, Raul Fernandez, terkendala cedera tangan sebelum akhirnya tampil garang jelang akhir musim. Rekan setimnya, Ai Ogura, juga masih berstatus debutan. Semua ini bikin Bezzecchi harus kerja sendirian.
Sangat Terbantu oleh Tim yang Solid Hadapi Tekanan

Dalam wawancaranya dengan Speedweek pada Jumat (28/11/2025), Bezzecchi mengaku sempat tertekan. Namun, ia merasa lega karena CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, dan sang Direktur Teknis, Fabiano Sterlacchini, memberikan bantuan masif kepadanya.
"Tentu saja itu sedikit membebani saya. Namun, saya harus bilang bahwa berkat orang-orang di sekitar saya di pit box, seperti para insinyur, Fabiano, Massimo… semuanya menjadi lebih mudah bagi saya," ungkap pembalap berusia 27 tahun ini.
"Jelas, tekanan itu ada, tetapi tekanan itu juga ada pada mereka semua, dan pada akhirnya tercermin kepada saya. Namun, mereka selalu membiarkan saya menjalankan cara saya sendiri dan berusaha memberi saya rasa tenang sebaik mungkin," lanjut Bezzecchi.
Marco Bezzecchi Tetapkan Standar Tinggi untuk Diri Sendiri
Di lain sisi, Bezzecchi tak memungkiri bahwa beban terbesar ada di pundaknya. Sebab, selain harus memimpin pengembangan motor sendirian, ia juga harus turun lintasan meraih hasil baik. Beruntung, kerja kerasnya terbayar tuntas karena ia tampil sangat kompetitif.
"Akibat karakter saya, saya menekan diri saya sendiri. Saya menetapkan standar tinggi untuk diri saya. Saya selalu ingin meraih hasil maksimal. Sejak awal, saya sudah bertekad menang, meski situasinya agak rumit," tutur anak didik Valentino Rossi ini.
"Tekanan jelas ada, tetapi saya rasa itu lebih merupakan kesalahan saya daripada kesalahan tim. Sebaliknya, mereka selalu berusaha meringankannya dengan mengambil alih sebagian beban itu dari diri mereka sendiri. Dan itu membantu saya," pungkas Bezzecchi.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Marco Bezzecchi Sesali Tabrakan dengan Marc Marquez di Mandalika, Tak Bisa Lanjutkan Duel sampai Akhir Musim
- Akui Marc Marquez Juara Hebat, Marco Bezzecchi Merasa Harus Lebih Pede Beri Perlawanan
- Daftar Lengkap Pembalap Moto2 2026, Yuk Support Mario Aji!
- Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026, Jangan Lupa Dukung Veda Ega Pratama!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 16 Januari 2026, 10:09
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 10:04
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 16 Januari 2026, 09:56
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 16 Januari 2026, 09:41
LATEST UPDATE
-
Proliga 2026: Tekad Bandung BJB Tandamata Sapu Bersih Laga di Sumut
Voli 16 Januari 2026, 16:37
-
Live Streaming Man United vs Man City: Derby Panas Penentu Nasib
Liga Inggris 16 Januari 2026, 16:30
-
Atas Permintaan Carrick, MU Bakal Belanja Pemain di Januari 2026?
Liga Inggris 16 Januari 2026, 16:20
-
Roy Keane Pertanyakan Keputusan MU Pekerjakan Michael Carrick Sebagai Caretaker
Liga Inggris 16 Januari 2026, 16:03
-
Jadwal Lengkap Premier League Pekan ke-22: Derby Manchester dan Duel Krisis Poin
Liga Inggris 16 Januari 2026, 16:00
-
Real Madrid Tersungkur, Sikap Alvaro Arbeloa 'Manjakan' Vinicius Justru Jadi Sorotan
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 15:46
-
Gareth Southgate Jadi Manajer Permanen MU? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 16 Januari 2026, 15:41
-
Chelsea Siap Bergerak di Bursa Januari, Begini Kata Liam Rosenior
Liga Inggris 16 Januari 2026, 14:58
-
Head to Head Manchester United vs Manchester City: Derby Panas di Old Trafford
Liga Inggris 16 Januari 2026, 14:33
-
Gary Neville Bicara Lagi: Sebut Michael Carrick Bukan Solusi Jangka Panjang MU!
Liga Inggris 16 Januari 2026, 13:00
-
Mengintip Susunan Staf Kepelatihan Baru Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 16 Januari 2026, 11:58
-
Sadio Mane Puji Mohamed Salah Usai Senegal Singkirkan Mesir dari AFCON
Bola Dunia Lainnya 16 Januari 2026, 11:24
-
Nkunku dan Leao Rebutan Penalti di Laga Como vs AC Milan, Begini Kata Allegri
Liga Italia 16 Januari 2026, 11:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45

