Soal ECU, Kini Seluruh Pabrikan MotoGP Punya Hak Setara
Anindhya Danartikanya | 20 Desember 2016 10:30
Bola.net - - Sebuah perubahan akan terjadi dalam regulasi teknis MotoGP soal penyeragaman perangkat elektronik (ECU) musim depan. Menurut Crash.net, tiga pabrikan baru, yakni Aprilia, Suzuki dan KTM akan memiliki hak setara dengan Honda, Yamaha dan Ducati untuk memberikan input pada software ECU.
2016 adalah musim perdana bergulirnya penyeragaman ECU, namun hanya Honda, Yamaha dan Ducati yang berhak 'mengutak-atik' software tersebut, meski tak menutup pintu dari saran Suzuki dan Aprilia. Untuk mengubah suatu sistem, seluruh pabrikan harus satu suara pula dalam mencapai kesepakatan.
Meski begitu, mulai tahun depan, Suzuki, Aprilia dan KTM juga boleh memberikan input pada software ECU secara langsung, dan hal ini dikonfirmasi Direktur Teknologi MotoGP, Corrado Cecchinelli. Mulai sekarang kesetaraan hak voting ECU dimiliki oleh seluruh pabrikan. Jadi Aprilia, KTM dan Suzuki sudah ditambahkan, ujar Cecchinelli.
Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio pun menyambut perubahan ini dengan baik, dan mengaku berharap pebalap barunya, Andrea Iannone bisa memberi petunjuk yang lebih jelas soal area mana yang harus diperbaiki dari ECU terbaru, untuk disesuaikan dengan karakter GSX-RR mereka.
Dengan penyeragaman software, ini hanya soal mencari parameter yang tepat untuk dimasukkan ke dalam ECU. Kontrol traksi dan engine braking bisa lebih baik untuk motor kami. Kami berharap Andrea bisa memberi indikasi area apa yang harus diperbaiki, karena ia datang dari Ducati yang punya ECU lebih baik, pungkasnya.
Meski seluruh pabrikan kini akan diperlakukan sama soal hak pemberian input software ECU, adanya enam pabrikan yang berhak ikut campur diduga justru akan membuat mereka kian sulit mencapai kesepakatan dalam menerapkan input baru bila sistemnya kembali mengalami perubahan suatu saat nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





