'Soal Michelin, Semua Pebalap Harus Belajar dari Lorenzo'
Editor Bolanet | 12 Maret 2016 13:45
Tahun 2002 merupakan musim perdana di mana MotoGP diperkenalkan, menggantikan mesin 500cc 2-tak dengan mesin 990cc 4-tak. Dengan perubahan ban dan ECU, Laverty pun yakin akan ada banyak kejutan di setiap sirkuit berbeda tahun ini.
Bagi saya, ini merupakan masa paling seru di MotoGP selama 15 tahun terakhir. Perubahan dari 2-tak ke 4-tak merupakan perubahan terbesar terakhir, dan saya rasa regulasi ban dan ECU baru bisa kembali menghadirkan hal yang sama, karena di setiap lintasan semua orang akan menyajikan hal berbeda, ujar Laverty melalui pernyataan resmi tim.
Pebalap Irlandia ini yakin kejutan juga akan terjadi karena setiap tim tak memiliki banyak data soal ban dan ECU, hingga setiap lintasan harus kembali dipelajari dari nol. Laverty pun menyatakan bahwa Jorge Lorenzo merupakan pebalap yang paling efisien dalam beradaptasi dengan Michelin, dan seluruh pebalap harus menjadikannya panutan.
Tampaknya Jorge akan jadi favorit juara. Saya rasa dengan perubahan ke Michelin, ban mereka dibuat untuk gayanya, sementara Bridgestone dulu sangat cocok dengan gaya Marc Marquez. Kami semua harus belajar dari Jorge, karena gaya balapnya sangat efisien untuk ban Michelin, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








