Standar Lebih Tinggi, Crutchlow Takkan Diam Bila Gagal Podium
Anindhya Danartikanya | 24 April 2018 11:20
Bola.net - - Rider LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow yakin standar performanya tahun ini jauh lebih baik dibanding sebelum-sebelumnya. Ditambah perlengkapan mumpuni yang disediakan Honda, rider Inggris ini yakin tempatnya bukan lagi di luar lima besar. Atas alasan inilah ia begitu kecewa hanya mampu finis di posisi 19 di MotoGP Austin, Texas akhir pekan lalu.
Usai finis keempat di Qatar dan meraih kemenangan di Argentina, Crutchlow merupakan salah satu favorit di Austin. Start ketujuh, Crutchlow sejatinya mampu tampil kompetitif, bertarung sengit dengan Andrea Dovizioso, Johann Zarco dan Alex Rins. Sayang, ia melakukan kesalahan di Tikungan 20 pada Lap 8 dan terjatuh. Ia mampu kembali ke lintasan, namun gagal meraih poin.
Tahun saya ini bukan lagi rider 'peringkat keenam'. Jadi saya tak akan berdiam diri duduk di posisi keenam. Saya jauh lebih baik dari itu, dan saya cukup cepat untuk duduk di posisi kedua. Kami harus membawa pikiran positif ke Jerez. Kami cukup cepat. Jerez bakal lebih cocok untuk saya. Harusnya saya finis kedua (di Austin) tapi kami gagal karena saya melakukan kesalahan, ujarnya kepada Motorsport.
Atas hasil buruknya di Austin ini pula, Crutchlow jadi harus kehilangan tempat di puncak klasemen pembalap, melorot ke peringkat keempat dengan ketertinggalan 8 poin dari Andrea Dovizioso. Meski begitu, Crutchlow tak kelewat kecewa melihat fakta ini, mengaku dirinya bakal jauh lebih fokus merebut podium ketimbang harus menuruti kemauan tim.
Saya bukannya tak mau memimpin klasemen, tapi atas alasan tertentu memang lebih baik tidak, karena dengan begitu Anda akan lebih fokus pada podium di setiap pekan, ketimbang fokus pada apa yang diinginkan tim, yakni finis di posisi 5-6 dan menambah poin, ungkap juara World Supersport 2009 ini.
Jika Anda membidik podium, gelar juga akan datang sendiri. Di Qatar, saya finis keempat tapi saya nyaris podium. Di Argentina saya menang, dan sejak awal saya memang yakin bisa menang. Di Austin, saya bukannya bilang mustahil untuk menang, melainkan saya tahu bakal sulit. Tapi saya pikir bakal lebih mudah untuk podium, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 April 2026, 09:16
-
Reaksi Liam Rosenior Soal Nyanyian Fans Chelsea: Saya Paham Mereka Frustrasi
Liga Inggris 22 April 2026, 09:12
-
Hanya DNA 'Edan' Inter yang Bisa Balikkan Ketinggalan 0-2 Dua Kali atas Como
Liga Italia 22 April 2026, 08:55
-
Manchester United Mundur Perlahan dari Perburuan Elliot Anderson?
Liga Inggris 22 April 2026, 08:12
-
Kata Legenda MU: Kobbie Mainoo Bakal Semakin Mengerikan!
Liga Inggris 22 April 2026, 07:02
-
Man of the Match Madrid vs Alaves: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 22 April 2026, 05:29
-
Man of the Match Inter vs Como: Hakan Calhanoglu
Liga Italia 22 April 2026, 05:07
-
Man of the Match Brighton vs Chelsea: Jan Paul van Hecke
Liga Inggris 22 April 2026, 05:00
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













