Stoner: Rossi Pemberani, Tak Seharusnya Anggap Podium Bagai Kemenangan
Anindhya Danartikanya | 21 Oktober 2020 12:56
Bola.net - Dua kali juara dunia MotoGP, Casey Stoner, mengaku tak mempermasalahkan keputusan Valentino Rossi melanjutkan karier dengan Petronas Yamaha SRT. Namun, ia sedih Rossi kini menganggap podium bagaikan kemenangan. Hal ini ia nyatakan via Motorsport.com, Selasa (20/10/2020).
Sejak tempatnya di Monster Energy Yamaha resmi akan diambil alih oleh Fabio Quartararo tahun depan, Rossi memang menegaskan ingin balapan setidaknya setahun lagi. Satu-satunya tempat yang tersisa untuknya adalah Petronas Yamaha SRT yang ditinggalkan Quartararo.
Rossi pun tak mempermasalahkan status SRT sebagai tim satelit, karena tim ini, meski baru turun di MotoGP pada 2019, terbukti sebagai salah satu tim paling profesional di MotoGP, dan para rider mereka mampu bertarung di posisi papan atas seolah juga merupakan rider tim pabrikan.
Oke-Oke Saja Selama Masih Senang

Kontrak Rossi yang berdurasi satu tahun, terikat langsung dengan Yamaha dan bukan dengan SRT. Ini berarti ia akan mendapatkan motor YZR-M1 spek pabrikan seperti duet Monster Energy Yamaha, dan gajinya juga akan dibayar oleh Yamaha.
Stoner, yang merupakan salah satu rival sengit Rossi sejak 2007, telah pensiun dini dalam usia 27 tahun pada akhir 2012 lalu, dan mengaku memaklumi jika Rossi ingin tetap balapan selama masih bersenang-senang, walau usianya akan menginjak 42 tahun pada 2021.
"Saya rasa, lanjut atau tidak, itu semua benar-benar terserah Valentino. Jika ia masih merasa menikmati olahraga ini dan masih punya kecepatan, maka oke-oke saja. Memang sulit menerka-nerka jalan pikiran orang," ungkap Stoner.
Dulu Rossi Lakukan Segalanya demi Menang

Di lain sisi, mengingat Rossi salah satu rider terkuat yang pernah ia hadapi di lintasan, Stoner mengaku prihatin melihat sang sembilan kali juara dunia tak lagi konsisten memperebutkan kemenangan seperti dulu. Apalagi ia belum pernah menang lagi sejak MotoGP Belanda 2017.
Pria asal Australia ini juga mengaku sedih kini Rossi terlihat bahagia-bahagia saja masuk posisi lima besar atau naik podium, alih-alih meraih kemenangan. Padahal, menurut Stoner, Rossi merupakan salah satu rider paling tangguh yang pernah ada di MotoGP.
"Menurut saya, saat masih balapan melawan Valentino, ia merupakan pemenang, seorang pemberani, dan ia melakukan segalanya demi memenangi balapan. Tapi kini, baginya masuk lima besar atau podium bagaikan kemenangan, dan saya sedih melihat ini. Sulit menerima kenyataan ini," tutupnya.
Sumber: Motorsportcom
Video: Valentino Rossi Positif Terinfeksi Covid-19
Baca Juga:
Bos Honda Puji Keberanian Alex Marquez Buru Kemenangan di Aragon
Franco Morbidelli 'Takut' Lihat Performa Suzuki di Aragon
Pelajari Aragon, Franco Morbidelli Merasa Wajib Podium di MotoGP Teruel
Alex Marquez Antisipasi Serangan Rider Lain di MotoGP Teruel
Fabio Quartararo Ogah Dapat Masalah Ban Lagi di MotoGP Teruel
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






