Sudah Berbaikan, Lorenzo Tak Ubah Opini Soal Aksi Marquez
Editor Bolanet | 5 Oktober 2018 09:45
Bola.net - - Pebalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo mengaku dirinya tak berubah pikiran soal apa yang dilakukan Marc Marquez padanya di MotoGP Aragon, Spanyol dua pekan lalu, di mana ia mengalami kecelakaan dan dirundung cedera dislokasi ibu jari dan keretakan tulang metatarsal kedua pada kaki kanannya.
Usai balap di Aragon, Lorenzo menyebut kecelakaannya diakibatkan oleh aksi sembrono Marquez, yang melakukan kesalahan di tikungan pertama, nyaris melebar dan membuat Lorenzo yang tepat berada di belakangnya terjatuh meski tak terjadi senggolan. Lorenzo yakin Marquez sengaja melakukan 'block pass' padanya.
Sempat ditakutkan bakal absen di MotoGP Thailand akhir pekan ini, Lorenzo tetap hadir di Sirkuit Buriram. Usai menjalani pemeriksaan medis pada hari Kamis (4/10), Por Fuera dinyatakan fit untuk mengikuti pekan balap kali ini.
Pertahankan Sudut Pandang

"Apa yang saya katakan usai balap, memang terucap saat situasi masih 'panas', tapi dalam situasi 'dingin' saya mengatakan hal yang sama. Kecelakaan itu harusnya bisa dihindari, dan saya tak hanya gagal finis, tapi saya di sini tak 100% fit juga gara-gara aksi Marc, yang menurut saya tak bertanggung jawab dan ceroboh. Saya rasa ia tahu itu," ujarnya kepada Crash.net.
"Jelas ia tak ingin saya terjatuh, tapi saya rasa ia terlambat mengerem, dan berada di posisi yang buruk, karena ia benar-benar ada di jalur dalam. Ini tak sesuai jika ia ingin melalui tikungan dengan baik, caranya tak benar, dan ini mengakibatkan kecelakaan saya. Tapi ini sudah masa lalu, kini saya akan coba meraih hasil baik," lanjutnya.
Apresiasi Telepon Marquez
Sehari usai balapan di Aragon, lewat akun Twitter-nya, Lorenzo pun mengumumkan bahwa Marquez telah menelepon untuk menanyakan kondisi fisiknya. Terlepas dari opininya yang tak berubah, lima kali juara dunia ini mengaku sangat mengapresiasi kepedulian Marquez terhadapnya.
"Ya, ia menelepon saya pada Senin (24/9) siang. Ia menanyakan kondisi fisik saya, jadi ini hal yang saya hargai, karena mungkin tak semua rider bakal melakukannya. Jadi ini bagus. Satu-satunya hal yang saya harapkan, jika memungkinkan, adalah semakin sedikit rider yang mengalami aksi macam ini, seperti yang sedang saya alami," pungkas Lorenzo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Bisakah Manchester City Comeback Lawan Real Madrid? Bisa Banget!
Liga Champions 12 Maret 2026, 12:46
-
Madueke Mengubah Arah Pertandingan, Havertz Tenang di Titik Penalti
Liga Champions 12 Maret 2026, 12:15
-
Bodo/Glimt dan Mimpi Besar Sebuah Klub dari Kota Kecil di Liga Champions
Liga Champions 12 Maret 2026, 11:37
-
Petaka Wakil Inggris di Liga Champions: 6 Klub Gagal Menang, 3 Dibantai
Liga Champions 12 Maret 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
-
11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada Legenda Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:44
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41















