Sulit Nyalip, Fabio Quartararo Sindir Yamaha: Saya Nggak Marah, Sudah Biasa
Anindhya Danartikanya | 18 Mei 2022 09:38
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, kecewa berat hanya finis keempat dalam seri kandangnya, MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, Minggu (15/5/2022). Quartararo mengaku via Crash.net bahwa dirinya tak bisa menyalip pembalap lain akibat lemahnya kecepatan puncak (top speed) YZR-M1 di trek lurus.
Quartararo yang start keempat, tersalip begitu banyak rider di trek lurus sehingga sempat melorot ke posisi kedelapan. Ia merasa sekadar beruntung bisa naik ke posisi keempat usai Marc Marquez melebar, ditambah kecelakaan yang dialami Alex Rins, Joan Mir, dan Pecco Bagnaia. Hal ini pun membuatnya kesal.
Tak hanya top speed M1 yang bikin Quartararo senewen, melainkan fakta bahwa ritme balapnya tak konsisten. Padahal, ia merupakan salah satu rider dengan ritme terbaik dalam empat sesi latihan, sehingga sempat dijagokan bakal merebut kemenangan. Ia pun melempar sindiran pada Yamaha soal jebloknya performa M1.
Ritme Balap Tak Sesuai Sesi Latihan

"Saya sama sekali tak puas atas balapan saya. Ada tiga kecelakaan di depan saya, jadi posisi saya yang sebenarnya bukanlah keempat, melainkan lebih ke belakang lagi. Ritme saya juga tidak oke, karena di setiap sesi latihan kami punya ritme terbaik," ungkap juara dunia bertahan ini.
"Dalam balapan, sekalinya ada di posisi di mana Anda tak bisa menyalip atau tak punya trek kosong, semuanya tamat. Atas alasan ini, saya bahkan tidak marah karena saya sudah mulai agak terbiasa dengan ini semua. Saya selalu mengerahkan 100%. Saya mengerahkan segalanya," lanjut Quartararo.
Quartararo menyatakan, M1 memiliki kecepatan tikungan (corner speed) yang baik, terbukti dari fakta bahwa ia langsung bisa mempersempit jarak dengan Aleix Espargaro usai ban depannya selip jelang akhir balapan. Namun, ia tetap tak bisa menyalip rival karena M1 sangat lambat di trek lurus jika dibandingkan motor lain.
Start Salah, Balapan Tamat

"Ban depan saya sempat selip dan Aleix menjauh 0,5 detik. Dalam lima tikungan saja saya bisa menyusul. Kami cepat, tapi mustahil menyalip. Sepanjang balapan, semua aksi salip saya lakukan hanya karena rider lain melakukan kesalahan: ada tiga kecelakaan dan Marc melebar. Tapi saya tak menyalip siapa pun," tutur Quartararo.
Ia menyatakan, titik salip ideal di Le Mans adalah Tikungan 3 dan 9. Sayangnya, keduanya berada setelah trek lurus sehingga ia tak bisa mengejar rider lain. "Di sini, titik salip ada di Tikungan 3 dan 9. Namun, di trek lurus saya sangat tertinggal Jadi, saya tak bisa mempersiapkan manuver di Tikungan 3 dan 9," kisahnya.
"Di depan saya, ada rider-rider yang meraih podium dan kemenangan di MotoGP. Jika tertinggal 5-6-7-8 meter di trek lurus, saya tak bisa otomatis 10 km/jam lebih cepat di Tikungan 1 demi menyalip di Tikungan 3. Sekalinya start Anda salah, balapan Anda tamat," tutup rider berusia 23 tahun ini.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
Hasil Jeblok, Saingan Berat: Jorge Martin Tak Lagi Ngotot Bela Tim Pabrikan Ducati
Qatar Renovasi Paddock, Takkan Jadi Seri Pembuka MotoGP 2023
Pecco Bagnaia Jawab Sindiran Enea Bastianini: Wajar Saya Lebih Pilih Jack Miller
Enea Bastianini Sindir Pecco Bagnaia Karena Lebih Pilih Jack Miller Jadi Rekan Setim
Jadwal Siaran Langsung WorldSBK Estoril di Trans7 dan MNC Sports, 20-22 Mei 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

