Tak Mau Ngotot, Marc Marquez: Saya Hanya Manusia
Anindhya Danartikanya | 30 Oktober 2017 10:15
Bola.net - - Hanya finis keempat sementara Andrea Dovizioso meraih kemenangan, rider Repsol Honda, Marc Marquez pun gagal mengunci gelar dunia di MotoGP Malaysia yang digelar di Sirkuit Sepang dalam guyuran hujan pada hari Minggu . Juara dunia pun baru akan ditentukan di Valencia, Spanyol pada 10-12 November nanti.
Start ketujuh, Marquez sejatinya melakukan start dengan baik dan bahkan merangsek ke posisi kedua di Tikungan 2 pada lap pertama. Sayangnya, posisi itu segera direbut Jorge Lorenzo, dan ia harus susah payah menjalani aksi salip berkali-kali dengan Dovizioso dalam memperebutkan posisi ketiga, namun akhirnya harus mengakui kekuatan para rider Ducati.
Kondisinya sangat buruk. Lintasannya basah, sangat licin dan sulit mencari limit, karena mudah melakukan kesalahan. Tapi saya sudah mencoba. Saya start cukup agresif. Tapi saya menyadari dua Ducati lebih cepat dari saya. Kemudian saya berpikir, bahwa takkan terlalu berbeda tiba di Valencia dengan keunggulan 24 atau 21 poin, tuturnya kepada Crash.net.
Marquez pun mengakui bahwa akselerasi RC213V kini sudah lebih baik, namun tak cukup dan bahkan di Sepang ia tak sekuat seri-seri sebelumnya. Rider 24 tahun ini bahkan sudah merasakan adanya masalah sejak sesi latihan pada Jumat (27/10) dan tak benar-benar menemukan solusi untuk masalah corner entry.
Pada akhirnya saya hanya manusia, dan saat memperebutkan gelar, dan mengalami gerakan kecil, Anda langsung merasa bakal mengalami kecelakaan besar. Ini hal yang wajar. Jika saya ambil risiko lebih besar, maka saya mungkin bisa kunci gelar. Tapi jika jatuh, maka saya mungkin hanya unggul 7-8 poin. Jadi lebih baik pelan-pelan saja, tuturnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










