Takaaki Nakagami: Honda Hilang Arah Gara-Gara Ubah Konsep Motor 2022
Anindhya Danartikanya | 10 Juli 2023 13:20
Bola.net - Pembalap LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami, menyatakan keterpurukan Honda sudah dimulai sejak MotoGP 2022, saat mereka memutuskan melakukan perombakan besar-besaran pada motor RC213V. Hal ini membuat para rider Honda harus kembali menyesuaikan diri sehingga sulit kompetitif.
Usai delapan seri berlalu di MotoGP 2023, Nakagami merupakan rider Honda yang paling bugar karena Marc Marquez, Joan Mir, dan Alex Rins mengalami cedera parah. Namun, ini tak berarti ia terhindar dari banyak kecelakaan besar. Beruntung, cedera yang ia alami cukup ringan.
Meski Marquez sempat naik podium di sprint race Seri Portugal dan Rins menang di main race Seri Austin, para rider Honda tetap kesulitan konsisten tampil baik. Marquez satu-satunya rider Honda yang konsisten bertarung di posisi 10 besar, tetapi kerap jatuh dan berujung gagal finis.
Dari Mesin Sampai Sasis Kini Berbeda

"Pada 2022, kami mulai kesulitan dalam beberapa pekan balap. Saya yakin situasi ini tak baru terjadi pada 2023, melainkan sudah sejak 2022. Motor 2021 cukup baik, sangat kompetitif dalam beberapa balapan. Namun, konsep motor benar-benar berubah pada 2022," curhat Nakagami via Speedweek, Jumat (7/7/2023).
Nakagami menyatakan, sensasi para rider Honda di atas RC213V kini berubah total. Ia menyatakan, konsep RCV pada 2019-2021 tak mengalami perubahan drastis, meski karakter mesinnya kerap berubah dan makin agresif. Namun, pada 2022, Honda benar-benar berubah nyaris di semua area.
"Saya naik ke MotoGP pada 2018, dan tiap tahun mereka mengubah motor. Konsep umumnya selalu sama, hanya karakter mesinnya yang berubah, punya lebih banyak torsi dan penyaluran tenaganya berbeda. Sasis, sensasi pada ban depan dan belakang, tetap sama. Namun, motor 2022 sangat berbeda di level apa pun. Sasis, geometri, sensasi ban depan," lanjutnya.
RC213V Kehilangan DNA Honda

Nakagami menyatakan bahwa RC213V 2022 dan 2023 tak lagi terasa seperti motor dengan karakter Honda. Alhasil, pada 2022, rider Jepang ini seolah kembali menjadi seorang rookie, karena harus kembali mempelajari motor yang benar-benar berbeda dari sebelumnya.
"Motor kami kehilangan DNA Honda, jadi saya harus mengubah gaya balap, yang merupakan hasil belajar saya selama empat tahun. Jujur saja, saya harus mengulang proses belajar," ungkap pembalap berusia 31 tahun ini.
"Motor 2022 sangat berbeda sampai saya harus belajar ulang. Pada 2018, 2019, 2020, dan 2021, motor kami selalu punya satu karakter, tetapi tiba-tiba saja semua berubah. Grip ban belakang, sensasi ban depan... Semua berubah," pungkas Nakagami.
Sumber: Speedweek
Baca juga:
Franco Morbidelli Tak Menyesal Mendadak Pindah ke Monster Yamaha Meski Kini Terpuruk
Sang Putri Mulai Belajar Naik Motor, Valentino Rossi Siapkan Penerus di MotoGP?
Daftar Pembalap MotoGP 2024: Kursi Kosong Sedikit, Persaingan Panas
Mimpi Gaet Marc Marquez-Fabio Quartararo, Aprilia Pilih Setia pada Maverick Vinales
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Dilaporkan Bersalah dalam 114 Kasus, Apa Hukuman yang Menanti?
Liga Inggris 26 September 2026, 15:31
-
Manchester City Dilaporkan Bersalah atas 114 Pelanggaran Finansial Premier League
Liga Inggris 26 September 2026, 15:01
-
Florentino Perez Siap Ubah Kebijakan Transfer Real Madrid demi Jose Mourinho
Liga Spanyol 25 September 2026, 21:06
-
Hernan Crespo Soroti Goncalo Ramos: Bukan Pencetak Gol Kelas Atas
Liga Italia 25 September 2026, 20:26
-
Manchester United Kirim Scout untuk Pantau Kandidat Pengganti Lewis Hall
Liga Inggris 25 September 2026, 19:46
LATEST UPDATE
-
Thom Haye Pastikan Indonesia Siap Hadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 26 September 2026, 19:39
-
Link Live Streaming Vietnam vs Filipina di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 26 September 2026, 18:29
-
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Menang Telak 4-0 atas Pakistan
Tim Nasional 26 September 2026, 18:14
-
Antonio Conte Dikaitkan ke MU, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 26 September 2026, 17:43
-
4 Klub Premier League Bisa Tuntut Manchester City, Nilai Kompensasinya Tembus Rp4 Triliun
Liga Inggris 26 September 2026, 17:01
-
Manchester United Bisa Dapat 2 Gelar Premier League jika Trofi Manchester City Dicabut
Liga Inggris 26 September 2026, 16:31
-
Rodri Percaya Manchester City Tidak Bersalah dalam Kasus Pelanggaran Finansial
Liga Inggris 26 September 2026, 16:01
-
Manchester City Dilaporkan Bersalah dalam 114 Kasus, Apa Hukuman yang Menanti?
Liga Inggris 26 September 2026, 15:31
-
Manchester City Dilaporkan Bersalah atas 114 Pelanggaran Finansial Premier League
Liga Inggris 26 September 2026, 15:01
-
Prediksi Norwegia vs Portugal 28 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 14:16
-
Prediksi Jerman vs Yunani 28 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 13:17
-
Prediksi Denmark vs Wales 27 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 12:10
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



