'Tech 3 Tinggalkan Yamaha Bukan Berarti Tak Bahagia'
Anindhya Danartikanya | 26 Juli 2018 10:40
Bola.net - - Pimpinan Monster Yamaha Tech 3, Herve Poncharal kembali membantah timnya tak diperlakukan dengan baik oleh Yamaha Motor Racing selama 20 tahun kerja sama mereka di ajang Grand Prix. Meski tahun depan akan pindah ke KTM, Poncharal menyatakan Tech 3 selalu mendapatkan dukungan baik dari Yamaha.
Kerja sama antara Tech 3 dan Yamaha terjalin pada 1999 di kelas GP250, dan pada 2000, mereka sukses merebut gelar dunia bersama Olivier Jacque. Pada 2001, Tech 3 pun naik ke GP500, masih bersama Yamaha dan meraih banyak kesuksesan, menaungi banyak rider hebat dan merebut banyak podium di era MotoGP.
Saya sangat bahagia atas 20 tahun di Yamaha, tahun-tahun terbaik dalam kehidupan profesional saya. Saya bertemu banyak orang baik. Kami jadi juara dunia bersama OJ, telah melakukan semua yang kami lakukan di MotoGP, dan lewat Yamaha, kami punya peluang bekerja dengan para rider seperti Ben Spies dan Colin Edwards. Ini hebat, ujar Poncharal kepada Crash.net.
KTM adalah Risiko dan Tantanga

Poncharal tak kecewa pihaknya tak pernah mendapat motor spesifikasi pabrikan dari Yamaha, namun puas atas performa YZR-M1 yang selalu kompetitif, terbukti dari performa Johann Zarco selama dua tahun terakhir. Meski begitu, ia mengaku pindah ke KTM adalah langkah penting bagi timnya, mengingat ia akan mendapatkan motor setara dengan tim pabrikan.
Bodoh bola mengeluh, dan Anda tak bisa bilang kami tak punya dukungan yang baik dari Yamaha. Tapi saya dapat tawaran dari KTM dan tawaran ini sangat seru, karena saya suka risiko dan tantangannya! Ini petualangan baru. Tapi bukan berarti saya tak bahagia dengan Yamaha. Saya justru bahagia untuk tim baru Yamaha, karena Anda bisa lihat level performa motor mereka, ungkapnya.
Sudah Berupaya Keras

Yamaha pun telah memastikan bahwa SIC Racing akan menjadi pengganti Tech 3 musim depan, dan mereka dikabarkan bakal mendapatkan satu motor spesifikasi pabrikan, hal yang tak pernah didapatkan Poncharal. Meski begitu, pria asal Prancis ini mengaku tak akan marah bila hal ini benar-benar terwujud.
Jika motor pabrikan untuk tim satelit terjadi tahun depan, saya bakal bahagia untuk mereka. Saya tak akan dengki. Kami telah berusaha mendapatkannya lewat Colin, Ben, Andrea Dovizioso, Cal Crutchlow dan Johann Zarco, tapi jawabannya selalu 'no way', ungkapnya.
Aturan Yamaha adalah tim pabrikan punya motor terbaru, sementara tim satelit dapat motor setahun sebelumnya. Saya menerimanya. Saya sudah berusaha mendapatkannya tapi selalu ditolak, bahkan untuk Pol Espargaro yang kala itu punya kontrak langsung dengan pabrikan, pungkas Poncharal. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Hungaria 2026 di Vidio, 5-7 Juni 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:38
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:18
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 20:03
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 20:03
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
-
RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
Liga Inggris 5 Juni 2026, 20:28
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











