Terpuruk di MotoGP Aragon, Petrucci Tekad Diet Lebih Ketat
Anindhya Danartikanya | 26 September 2018 11:45
- Pebalap Alma Pramac Racing, Danilo Petrucci mengaku ingin kembali menjalankan diet ketat usai hanya mampu finis ketujuh di MotoGP Aragon, Spanyol akhir pekan lalu. Hal ini dinyatakan Petrucci kepada Crash.net menyusul sulitnya ia menghindari overheating pada ban belakang saat menjalani balapan.
Petrucci yang memiliki tinggi badan 181 cm, sejatinya telah menjalani diet sepanjang akhir tahun lalu, dan tiba di uji coba pramusim pada bulan Februari dengan berat badan yang berkurang 4 kg. Memulai musim dengan berat badan 78 kg, ternyata tak cukup baginya untuk menghindari masalah overheating pada ban belakang.
Mengingat ia akan membela tim pabrikan Ducati musim depan, Petrucci yakin diet ketat harus kembali dilaksanakan akhir tahun nanti. "Kami sudah bekerja keras sepanjang akhir pekan, tapi belum juga mengatasi masalah pada ban belakang. Kami sudah mencoba berbagai solusi, tapi tampaknya tugas terbesar adalah saya harus menurunkan berat badan. Bakal sulit, tapi saya punya kesempatan besar tahun depan dan saya ingin menurunkannya sebanyak mungkin," ungkap Petrux.
Suhu Panas, Grip Menurun

Petrucci pun mengaku bahwa konsumsi ban belakangnya tak terlalu tinggi, namun suhu lintasan yang tinggi justru membuat bannya tak memiliki grip. Menurutnya, suhu lintasan yang 15-18 derajat lebih tinggi memengaruhi performa ban Michelin. Ia juga mengaku menemui jalan buntu bila harus mengubah gaya balapnya.
"Tentu saya harus paham cara berkendara yang baik dan tak membuat ban kelewat panas. Tapi saat ini saya sulit melakukannya dan masalahnya, balapan selanjutnya seperti Thailand, Jepang dan Malaysia bakal panas. Bahkan di trek lurus, secara fisik saya memberi beban lebih banyak pada ban belakang. Saya bisa membuat ban depan lebih dingin di trek lurus, tapi tidak untuk ban belakang," ujarnya.
Balapan yang Harus Dilupakan
Masalah Petrucci tak hanya sampai ban yang kelewat panas. Kesialan rider berusia 28 tahun ini ditambah oleh vibrasi ban yang terjadi di pertengahan balap, membuatnya harus puas finis ketujuh, dikalahkan oleh rider Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro yang finis keenam.
"Saya ada di grup terdepan pada Lap 10, tak tertinggal jauh. Tapi saat saya mulai ngotot, ada vibrasi di bagian kiri ban, yang selalu terjadi saat ban belakang bergerak-gerak. Ini sangat memengaruhi saya, dan pada 10 lap terakhir, hal ini terjadi di sisi kanan. Saya nyaris terjatuh 2-3 kali. Jelas ini balapan yang tak perlu diingat," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




