Teruskan Peran Dovizioso, Bagnaia: Jangan Bandingkan Saya dengan Rossi
Anindhya Danartikanya | 10 Februari 2021 13:03
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mengaku yakin bahwa meneruskan perjuangan Andrea Dovizioso di MotoGP takkan mudah, namun ia sangat berhasrat untuk tampil jauh lebih kompetitif bersama Tim Merah. Hal ini ia sampaikan kepada GPOne usai acara peluncuran tim pada Selasa (9/2/2021).
Seperti diketahui, Bagnaia akhirnya diminta membela tim pabrikan Ducati, menyusul Jack Miller, usai Dovizioso menyatakan ogah bertahan di skuad asal Italia tersebut. Bagnaia pun tak memungkiri bahwa membela tim utama Ducati adalah impiannya sejak kecil, namun ia paham betul bahwa tantangan ini tidaklah mudah.
Bagnaia sadar ada banyak rider yang sudah berjuang keras memperebutkan gelar dunia bersama Ducati, namun hanya Casey Stoner yang sejauh ini mampu melakukannya. Prestasi gemilang tersebut belum terulang lagi 13 tahun berselang. Dovizioso nyaris meraihnya, namun harus puas sekadar jadi runner up sebanyak tiga kali.
Tanggung Jawab Lebih Besar

"Ini jelas tantangan paling penting dalam hidup saya. Banyak rider yang sudah mencoba, namun sampai sekarang hanya satu yang berhasil. Jadi, saya sangat ingin tampil kompetitif dan mempersembahkan apa yang layak didapatkan Ducati," ungkap Bagnaia, yang juga merupakan juara dunia Moto2 2018 ini.
Bagnaia pun kini merasa punya tanggung jawab yang lebih besar dalam membela Ducati. Apalagi ia merupakan rider Italia ketujuh yang membela tim tersebut. Ia yakin dirinya harus membuktikan bahwa kombinasi Desmosedici dan gaya balapnya adalah kombinasi ideal dalam memperebutkan gelar dunia.
"Meneruskan perjuangan Dovi dan Danilo (Petrucci) takkan mudah, dan saya merasa punya tanggung jawab besar, menyadari bahwa ini bakal berat. Namun, pada saat yang sama saya harus menunjukkan bahwa motor kami dan pembalapnya memang cepat," lanjut pembalap berusia 24 tahun ini.
Jangan Bandingkan dengan Masa Valentino Rossi

Bagnaia juga sama sekali tak takut atas kemungkinan dirinya akan mengulang kegagalan sang mentor di VR46 Riders Academy, Valentino Rossi, yang paceklik kemenangan dan hanya meraih tiga podium selama membela Ducati Team pada 2011-2012.
Rider yang akrab disapa 'Pecco' ini menyatakan bahwa masa-masanya membela Ducati tak bisa dibandingkan dengan masa-masa Rossi, mengingat Desmosedici yang dikendarai The Doctor dulu belumlah sekompetitif Desmosedici yang dikembangkan beberapa tahun terakhir oleh sang General Manager, Gigi Dall'Igna.
"Ducati yang sekarang tak ada hubungannya dengan motor Vale dulu. Banyak rider yang kesulitan dengan Ducati, termasuk Dovi. Saat Vale kembali ke Yamaha, ia mampu menang lagi. Jadi, saya tak mau jadi bahan perbandingan dengannya, mengingat Ducati yang sekarang adalah salah satu motor paling kompetitif di MotoGP," tutupnya.
Sumber: GPOne
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
Ducati Ambisius Incar Gelar Dunia Pembalap MotoGP Bareng Jack Miller-Pecco Bagnaia
Davide Brivio Hengkang, Suzuki Makin Pusing Pikirkan Tim Satelit
Jack Miller-Pecco Bagnaia Emosional dan Bangga Wujudkan Impian Bela Ducati Team
7 Orang Bentuk Komite Sebagai 'Pengganti' Davide Brivio di Suzuki
Sama-Sama Kena Infeksi, Jack Miller Akui Senasib dengan Marc Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



