Tiga Faktor Pembantu Quartararo Kerap Asapi Rossi dan Vinales
Anindhya Danartikanya | 3 September 2019 10:22
Bola.net - Crew chief Fabio Quartararo di Petronas Yamaha SRT, Diego Gubellini, menyatakan bahwa ada berbagai hal yang mempermudah pebalapnya tersebut dalam menjalani adaptasi di MotoGP musim ini. Dalam wawancaranya dengan Corsedimoto, Gubellini menyebutkan tiga faktor penting.
Dalam 12 seri pertama, Quartararo enam kali start dari barisan terdepan, meraih tiga pole, dan tiga podium. Padahal ia hanya mengendarai YZR-M1 ala kadarnya, namun kerap kali mengasapi rider Yamaha lain yang mengendarai YZR-M1 spek pabrikan, yakni Valentino Rossi, Maverick Vinales, dan Franco Morbidelli.
Gubellini mengakui performa Quartararo belum konsisten, namun tak memungkiri gaya balapnya dan karakter M1 langsung menyatu. "Fabio punya gaya balap yang sangat cocok dengan Yamaha, dan ia jelas sangat bertalenta. Dalam beberapa pekan balap tertentu, ia melaju lebih cepat, tapi saat ini belum konsisten," ujarnya.
Mau Cari Cara Sendiri
"Anda tak selalu melihat debutan langsung cepat. Tapi ia merasa nyaman dengan motor Yamaha, dan ia tak perlu terlalu mengubah gaya balapnya," ungkap Gubellini, yang merupakan crew chief Morbidelli di Estrella Galicia 0,0 Marc VDS tahun lalu.
Selain itu, Gubellini juga menyatakan bahwa Quartararo merupakan rider yang berpikiran terbuka, mau belajar dengan cara apa pun demi menjinakkan YZR-M1, serta tak terpatok pada para rider Yamaha yang lebih senior dan lebih berpengalaman darinya.
"Ia mencari jalannya sendiri dengan baik, dan itulah alasan terkadang ia lebih cepat dari para rider pabrikan. Tapi jika kita lihat hasilnya, para rider tim pabrikan masih lebih unggul. Menurut saya ini sudah hukum alam," tutur Gubellini sembari tertawa.
Tak Perlu Ikut Kembangkan Motor
Faktor ketiga adalah, fakta bahwa Quartararo tak punya status pebalap tim pabrikan. Sementara Rossi dan Vinales harus terbebani dengan tugas mengembangkan motor dan memberikan masukan kepada para insinyur di tiap pekan balap, El Diablo bisa lebih fokus pada tugas di lintasan.
"Meski begitu, kita juga harus akui bahwa Vale dan Maverick juga bertugas mengembangkan motor, jadi mereka punya waktu lebih sedikit untuk benar-benar fokus pada pekan balap, sementara waktu kami lebih banyak untuk mempersiapkan balapan," pungkas Gubellini.
Menjelang MotoGP Misano, San Marino pada 13-15 September mendatang, Quartararo tengah berada di peringkat 8 pada klasemen pebalap dengan 92 poin. Ia merupakan debutan terbaik saat ini, dan hanya tertinggal dua poin dari rider tim independen terbaik, Jack Miller (Pramac Racing) di peringkat 7.
Sumber: Corsedimoto
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
LATEST UPDATE
-
Jadwal Wimbledon 2026: Video Review Hadir Pertama Kalinya! Saksikan di Vidio
Tenis 29 Juni 2026, 17:22
-
Update Kondisi Terkini Matthijs De Ligt: Kapan Bisa Comeback di MU?
Liga Inggris 29 Juni 2026, 17:13
-
Xabi Alonso Ingin Boyong Eks Arsenal Ini ke Chelsea?
Liga Inggris 29 Juni 2026, 16:53
-
Klub EPL Ini Siap Tikung MU untuk Transfer Felix Nmecha
Liga Inggris 29 Juni 2026, 16:44
-
Marquinhos Ingatkan Brasil Tak Remehkan Jepang
Piala Dunia 29 Juni 2026, 16:17
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41










