Tolak Suzuka 8 Hours, Lorenzo-Rossi Ingin Ikut Balap Mobil
Editor Bolanet | 10 April 2015 11:30
- Setelah sama-sama membantah akan turun di Suzuka 8 Hours (S8H) 2015, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi mengaku sering membicarakan kemungkinan turun di ajang balap selain MotoGP, salah satunya adalah ajang balap ketahanan mobil 24 Hours of Le Mans.
Lorenzo dan Rossi dikabarkan diminta Yamaha turun di S8H pada 26 Juli, yakni setelah Honda mengumumkan akan menurunkan Casey Stoner dan pebalap Pata Honda World Superbike, Michael van der Mark. Sayang, Lorenzo dan Rossi sama-sama membantah gosip tersebut.
Terkadang saya dan Vale berdiskusi untuk turun di S8H suatu saat nanti, bahkan kami sering bicara soal turun di ajang balap ketahanan mobil seperti 24 Hours of Le Mans. Kami berdua penggemar berat ajang itu, ujar Lorenzo.
Juara dunia MotoGP 2010 dan 2012 inipun yakin turun di S8H tahun ini bukanlah keputusan bijak, mengingat jadwal balap MotoGP begitu padat. Padahal untuk turun di S8H diperlukan persiapan yang begitu panjang dan matang.
Turun di S8H sekarang sangat beresiko, yakni menjalani balap ketahanan saat musim panas di mana waktunya berlibur. Mungkin suatu saat nanti. Toh hingga kini Yamaha belum bicara dengan kami, jadi saya tak terlalu paham situasinya, tutup Lorenzo. [initial]
Sumber: Crash.net
(cn/kny)
Lorenzo dan Rossi dikabarkan diminta Yamaha turun di S8H pada 26 Juli, yakni setelah Honda mengumumkan akan menurunkan Casey Stoner dan pebalap Pata Honda World Superbike, Michael van der Mark. Sayang, Lorenzo dan Rossi sama-sama membantah gosip tersebut.
Terkadang saya dan Vale berdiskusi untuk turun di S8H suatu saat nanti, bahkan kami sering bicara soal turun di ajang balap ketahanan mobil seperti 24 Hours of Le Mans. Kami berdua penggemar berat ajang itu, ujar Lorenzo.
Juara dunia MotoGP 2010 dan 2012 inipun yakin turun di S8H tahun ini bukanlah keputusan bijak, mengingat jadwal balap MotoGP begitu padat. Padahal untuk turun di S8H diperlukan persiapan yang begitu panjang dan matang.
Turun di S8H sekarang sangat beresiko, yakni menjalani balap ketahanan saat musim panas di mana waktunya berlibur. Mungkin suatu saat nanti. Toh hingga kini Yamaha belum bicara dengan kami, jadi saya tak terlalu paham situasinya, tutup Lorenzo. [initial]
Sumber: Crash.net
Baca Juga:
Tak Boleh Gantikan Pedrosa, Stoner Sindir Honda?
Rossi Tak Bantah Ingin Ikut Suzuka 8 Hours Bareng Lorenzo
'Marquez Hanya Akan Kalah di Situasi Tak Biasa'
Schwantz: Rossi Rider Paling Komplit!
Vinales Merasa Kurang Berkontribusi di Suzuki
'Marquez Tetap Favorit Juara MotoGP 2015'
Insiden Qatar, Lorenzo Putuskan Tak Pindah Merek Helm
Bradl: Ducati Takkan 'Permanen' di Podium
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34


















