Tubuh Besar, Redding Akui Sedih Terlalu Dini ke MotoGP
Anindhya Danartikanya | 9 Januari 2017 11:00
Bola.net - - Pembalap Pramac Racing, Scott Redding mengaku kecewa tak bisa menghabiskan lebih banyak waktu di kejuaraan yang lebih ringan, sebelum benar-benar naik ke MotoGP pada 2014 lalu. Kepada Autosport, rider Inggris ini mengaku selalu terpaksa naik ke kelas yang lebih tinggi karena tubuhnya yang besar.
Redding menjalani debut di GP125 pada tahun 2008 dan menjadi pemenang Grand Prix termuda sepanjang sejarah, dalam usia 15 tahun 170 hari di Donington Park, Inggris. Pada tahun 2010, ia naik ke Moto2 dan turun selama empat musim, sebelum akhirnya naik ke MotoGP pada tahun 2014.
Dengan tinggi 185 cm dan berat badan 78 kg, Redding yang juga tumbuh pesat harus naik ke kelas yang lebih tinggi sebelum waktunya. Saya 'terpaksa' berada di mana saya sekarang. Saya tak mau naik ke Moto2 dan MotoGP terlalu dini. Tapi karena ukuran dan tinggi tubuh, saya tak punya pilihan. Saya ingin bertahan lebih lama di GP125 dan Moto2, jadi bisa lebih siap ketika naik ke MotoGP, ujarnya.
Runner up Moto2 2013 ini pun menyayangkan dirinya tak punya motor yang cukup baik saat menjalani dua musim perdananya di MotoGP. Pada 2014, ia bergabung dengan Go&Fun Honda Gresini di atas motor Open RC213V-RS dan hijrah ke Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Honda pada 2015 di atas motor pabrikan RC213V. Sayang, kedua motor ini tak bisa membantunya tampil baik.
Mulai tahun lalu, Redding hijrah ke Pramac Racing di atas Ducati Desmosedici GP15, namun juga tak kunjung meraih hasil baik dan hal ini membuatnya kecewa dan frustrasi. Meski begitu, dengan Desmosedici GP (GP16), pembalap berusia 24 tahun tersebut pun optimis bisa tampil lebih kompetitif musim ini.
Rider lain punya motor yang cukup baik pada musim debut, sementara saya cuma punya rongsokan yang bahkan tak bisa masuk 15 besar. Kemudian saya dapat motor pabrikan yang ternyata jauh lebih buruk dari motor sebelumnya. Saya menghabiskan dua tahun dengan rasa frustrasi, tanpa perangkat yang memadai. Padahal kita semua tahu saya punya potensi, saya sudah unjuk gigi, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






