Tujuh Faktor Kepindahan Jorge Lorenzo ke Ducati
Editor Bolanet | 19 April 2016 14:00
- Pengumuman resminya Jorge Lorenzo meninggalkan Yamaha akhir musim nanti demi membela Ducati di MotoGP tahun depan pada hari Senin (18/4) sejatinya bukan lagi kejutan besar. Pasalnya, Por Fuera telah santer dikabarkan bakal melakukan perpindahan ini sejak terlihat sering mengobrol dengan pimpinan Ducati akhir musim lalu.
Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti menyatakan bahwa negosiasi baru benar-benar serius saat kedua belah pihak kembali berdiskusi usai MotoGP Qatar bulan lalu. Menurut pria Italia ini, Ducati tak menemukan kesulitan berarti untuk meyakinkan sang juara dunia bertahan itu untuk meninggalkan Yamaha.
Mudahnya negosiasi ini pun tentu dipengaruhi oleh banyak faktor. Nah, apa saja sih faktor-faktor yang membuat Lorenzo jatuh dalam rayuan Ducati? Ini dia, Bolaneters! [initial] (bola/kny)
1 dari 7 halaman
Tantangan baru

Pebalap Spanyol berusia 28 tahun ini juga digadang-gadang akan menjadi pebalap pertama yang mampu meraih gelar dunia untuk Ducati sejak 2007, di mana Ducati meraih gelar dunia pertama sekaligus satu-satunya yang direbut melalui Casey Stoner.
2 dari 7 halaman
Bayaran Besar

Menurut GPOne, angka ini merupakan angka terbesar dalam sejarah MotoGP. Tak mengherankan, mengingat Ducati dikenal memiliki sponsorship dengan salah satu perusahaan rokok terbesar dunia, Phillip Morris.
3 dari 7 halaman
Patahkan Prestasi-Opini Rossi

Beberapa pekan sebelum pengumuman resmi Lorenzo hijrah ke Ducati, Rossi sempat menyatakan pendapat bahwa Lorenzo tak akan punya keberanian besar untuk membela Ducati tahun depan. Serangan psikis inilah yang akan melecut Lorenzo untuk membuktikan performanya di lintasan.
4 dari 7 halaman
Performa Ducati

Meski belum juga mampu memetik kemenangan sejak MotoGP Australia 2010, kini performa Ducati telah kembali disejajarkan dengan Honda dan Yamaha. Performa menjanjikan inilah yang membuat Lorenzo tergoda untuk mencoba Desmosedici.
5 dari 7 halaman
Gigi Dall'Igna

Dua pebalap yang dikenal selalu ada di 'hati' Dall'Igna adalah Dovizioso dan Lorenzo. Dall'Igna menyatakan bahwa bekerja dengan Dovizioso adalah impian jadi nyata, dan tak perlu diragukan lagi bahwa hubungan baik dengan Dall'Igna adalah salah satu faktor yang membuat Lorenzo percaya pada proyek Ducati.
6 dari 7 halaman
Casey Stoner

Kembalinya Stoner ke Ducati Corse sebagai test rider diyakini akan membuat pengembangan Desmosedici akan meningkat drastis, dan juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 itu diharapkan bisa membantu Lorenzo beradaptasi dan lebih mudah berkendara.
7 dari 7 halaman
Pebalap nomor satu

Pergi ke Ducati diyakini akan membuat Lorenzo mendapatkan status tersebut, mengingat ia disebut-sebut sebagai 'alien' pertama yang akan mampu membawa Ducati kembali ke masa jaya. Beberapa pengamat MotoGP bahkan menyatakan bahwa kesempatan Lorenzo menjadi pebalap nomor satu di Ducati untuk jangka waktu lama bahkan lebih besar daripada kesempatannya menjadi pebalap nomor satu di Yamaha.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















