Tunggu 1.945 Hari: Kisah Andrea Iannone Langsung Naik Podium Usai 4 Tahun Dilarang Balapan
Anindhya Danartikanya | 26 Februari 2024 12:08
Bola.net - WorldSBK Australia di Sirkuit Phillip Island pada 23-25 Februari 2024 lalu tak pelak lagi menyajikan tiga balapan yang sangat seru. Andrea Iannone pun menjadi salah satu bintang sepanjang akhir pekan karena langsung tampil kompetitif usai empat tahun dilarang balapan akibat skandal doping.
Seperti yang diketahui, tes urin di MotoGP Malaysia 2019 menemukan bahwa Iannone, yang kala itu membela Aprilia Racing, mengonsumsi steroid drostanolone. Ia dijatuhi sanksi larangan balapan empat tahun, yakni pada 18 Desember 2019-18 Desember 2023. Alhasil, kini ia bisa kembali balapan.
Namun, tak ada tempat lagi bagi Iannone di MotoGP, mengingat ia akan menginjak usia 35 tahun pada Agustus 2024 nanti, dan MotoGP kini lebih didominasi oleh para pembalap muda. Alhasil, 'The Maniac' mencari kursi di WorldSBK, dan mendapatkan kesempatan di Ducati lewat Team Go Eleven.
Tak Mengira Bakal Langsung Podium

Dalam Race 1 pada Sabtu (24/2/2024), Iannone pun langsung menggebrak. Ia memimpin balapan selepas start, dan langsung berjibaku dengan para rider papan atas lainnya. Ia menyajikan aksi-aksi saling salip yang menegangkan, membuktikan talentanya tak hilang meski empat tahun dilarang balapan.
Ia bahkan sukses finis ketiga dan naik podium, di belakang rookie Aruba.it Racing Ducati, Nicolo Bulega, dan rider Pata Yamaha Prometeon, Andrea Locatelli. Ini adalah podium pertamanya usai penantian 1.945 hari, yakni sejak ia finis kedua di MotoGP Australia 2018 bersama Suzuki Ecstar.
Usai finis, Iannone pun tampak emosional di parc ferme. "Ini menakjubkan bagi saya. Saya tak mengira bakal comeback dan saya sedang mengarungi mimpi. Punya sensasi baik di atas motor memang penting, tetapi bagi saya rasanya fantastis bisa berada di level ini," ungkapnya lewat WorldSBK.com.
Merasa Emosional dan Syok

Iannone bahkan kembali mengancam dalam Superpole Race dan Race 2, Minggu (25/2/2024). Selepas start, ia memimpin dan bertarung sengit. Sayangnya, dalam Superpole Race, ia mengalami kendala teknis sehingga sekadar finis ke-14. Dalam Race 2, ia kembali tampil garang dan akhirnya finis keempat.
"Saya melihat banyak dukungan dari orang-orang dan ini jauh lebih penting dari level yang saya punya sekarang. Sungguh energi murni bagi saya setelah bertahun-tahun. Balapan terasa lebih baik, dan saat memimpin, saya merasa emosional dan berkata, 'Wow, ini bikin syok!'" tutur Iannone.
Berkat performanya yang gemilang di Australia, Iannone kini menduduki peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 29 poin. Ia akan kembali turun lintasan dalam WorldSBK Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada 22-24 Maret 2024.
Statistik Prestasi Andrea Iannone
2005: GP125 Abruzzo Racing Team - Peringkat 20
2006: GP125 TicinoHosting Campetella Junior Team - Peringkat 22
2007: GP125 WTR Blauer USA - Peringkat 20
2008: GP125 I.C. Team - Peringkat 10
2009: GP125 Ongetta Team I.S.P.A - Peringkat 7
2010: Moto2 Fimco Speed Up - Peringkat 3
2011: Moto2 Speed Master - Peringkat 3
2012: Moto2 Speed Master - Peringkat 3
2013: MotoGP Pramac Racing - Peringkat 12
2014: MotoGP Pramac Racing - Peringkat 10
2015: MotoGP Ducati Team - Peringkat 5
2016: MotoGP Ducati Team - Peringkat 9
2017: MotoGP Team Suzuki Ecstar - Peringkat 13
2018: MotoGP Team Suzuki Ecstar - Peringkat 10
2019: MotoGP Aprilla Racing Team Gresini - Peringkat 16
2024: WorldSBK Team Go Eleven Ducati - Peringkat 4 (sampai Seri Australia)
Sumber: WorldSBK
Baca juga:
- Galeri Foto Kompilasi Corak Mobil Formula 1 2024: 10 Tim, 11 Desain Berbeda
- Kalahkan Bautista-Locatelli di Lap Terakhir, Alex Lowes Menangi Race 2 WorldSBK Australia 2024
- Tunggu 4 Tahun, Alex Lowes dan Kawasaki Menangi Superpole Race WorldSBK Australia 2024
- Nicolo Bulega Menangi Race 1 WorldSBK Australia 2024, Andrea Iannone Naik Podium
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


