'Uang, Motivasi Jorge Lorenzo Hijrah ke Ducati'
Anindhya Danartikanya | 24 Februari 2017 13:15
Bola.net - - Eks rider MotoGP, Chris Vermeulen meyakini bahwa bayaran besar merupakan salah satu motivasi Jorge Lorenzo untuk hijrah ke Ducati musim ini, selain ingin mencari tantangan baru dan merebut gelar dunia dengan pabrikan selain Yamaha. Pernyataan yang mencuri perhatian ini disampaikan Vermeulen kepada Speedweek.
Pindah ke Ducati setelah meraih tiga gelar dunia bersama Yamaha, Lorenzo dikabarkan mendapatkan kontrak bernilai 12,5 juta euro dari pabrikan asal Italia tersebut, yakni kontrak yang disebut-sebut bernilai paling tinggi dalam sejarah MotoGP. Vermeulen pun yakin ini adalah hal yang menarik Por Fuera untuk meninggalkan Yamaha.
Saya melihat hal ini dari dua sisi. Ia bisa saja bertahan di Yamaha, karena mereka punya paket motor terbaik di MotoGP. Tapi ia tiga kali meraih gelar di sana, menikmati banyak kesuksesan. Ia pun bertanya-tanya apa yang bisa ia lakukan di Ducati. Kita tahu benar bagaimana Jorge, uang sangat memotivasinya. Ada 12,5 juta 'alasan' untuk meyakinkannya, ujar Vermeulen.
Pria asal Australia ini juga yakin Lorenzo ingin meraih gelar dunia dengan dua pabrikan berbeda, yakni prestasi yang jarang diraih oleh pembalap MotoGP. Beberapa rider yang mampu melakukannya, di antaranya adalah Valentino Rossi bersama Honda dan Yamaha, serta Casey Stoner dengan Ducati dan Honda.
Jorge juga melihat catatan sejarah. Tak banyak rider yang juara dengan dua pabrikan berbeda, dan inilah yang ingin ia capai. Selain itu, jika ia berhasil bersama Ducati, maka ia meraih hal yang tak bisa Rossi lakukan. Target Jorge sudah jelas, tapi perjalanannya masih sangat panjang. Semoga Jorge dan Ducati bisa terlibat dalam perebutan gelar dunia, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






