Unggul 21 Poin: Pecco Bagnaia Bisa Juarai MotoGP 2023 di Valencia, Asal...
Anindhya Danartikanya | 21 November 2023 10:52
Bola.net - MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, 24-26 November 2023 jadi match point kedua perebutan gelar dunia kelas para raja musim ini. Rider Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, dan rider Prima Pramac Racing, Jorge Martin akan berjuang habis-habisan demi mahkota juara.
Mengingat keduanya mengendarai Desmosedici, maka gelar dunia pembalap dipastikan jatuh ke tangan Ducati. Mereka juga dipastikan menyabet Triple Crown, karena Ducati sudah mengunci gelar dunia konstruktor di Indonesia dan Prima Pramac Racing telah mengunci gelar dunia tim di Qatar.
Saat ini, Bagnaia sedang memimpin klasemen pembalap dengan koleksi 437 poin, sementara Martin ada di belakangnya dengan ketertinggalan 21 poin. Dengan satu seri tersisa, maka ada total 37 poin maksimal tersedia yang masih bisa diperebutkan kedua pembalap.
6 Skenario yang Harus Dijalankan Pecco Bagnaia

Bagnaia pun punya kans besar untuk mengunci gelar usai balapan Sprint pada Sabtu (25/11/2023). Untuk melakukannya, ia harus dapat 4 poin tambahan atas Martin. Berikut enam skenario yang harus dijalankan Bagnaia jika ingin mengunci gelar dunia usai Sprint.
- menang, asal Martin finis di posisi 3 atau lebih buruk.
- finis di posisi 2, asal Martin finis di posisi 5 atau lebih buruk.
- finis di posisi 3, asal Martin finis di posisi 7 atau lebih buruk.
- finis di posisi 4, asal Martin finis di posisi 8 atau lebih buruk.
- finis di posisi 5, asal Martin finis di posisi 9 atau lebih buruk.
- finis di posisi 6, asal Martin gagal meraih poin.
Jika Bagnaia gagal melaksanakan salah satu dari enam skenario ini, maka perebutan gelar dunia akan berlanjut ke balapan Grand Prix pada Minggu (26/11/2023). Meski begitu, ada kemungkinan lain.
Jika Bagnaia dan Martin menyelesaikan Seri Valencia dengan jumlah poin yang sama persis, maka ada variabel lain yang bakal jadi penentu siapa yang akan keluar jadi juara dunia.
Variabel Lain Penentu Juara Dunia

Menurut regulasi, jika para calon juara dunia MotoGP, Moto2, dan Moto3 mengakhiri musim dengan koleksi poin yang sama, maka sang juara akan ditentukan oleh statistik hasil mereka dalam balapan-balapan Grand Prix. Yang pertama dihitung adalah jumlah kemenangan balapan Grand Prix.
Namun, jika jumlah kemenangan Grand Prix mereka juga sama, maka jumlah finis kedua Grand Prix lah yang kemudian dihitung. Jika jumlah finis kedua mereka juga sama, maka jumlah finis ketiga lah yang dihitung, dan seterusnya.
Namun, khusus untuk kelas MotoGP, hasil balapan Sprint tidak dijadikan variabel dalam penentuan gelar dunia ketika jumlah poin para calon juara sama persis. Nah, siapa yang bakal jadi juaranya?
Berikut statistik head-to-head Pecco Bagnaia dan Jorge Martin sampai Seri Qatar 2023.
Head-to-Head Pecco Bagnaia vs Jorge Martin

Pecco Bagnaia - Peringkat 1 (437 poin):
- Pole: 7
- Podium Sprint: 13
- Kemenangan Sprint: 4
- Podium Grand Prix: 13
- Kemenangan Grand Prix: 6
Jorge Martin - Peringkat 2 (416 poin):
- Pole: 4
- Podium Sprint: 13
- Kemenangan Sprint: 8
- Podium Grand Prix: 8
- Kemenangan Grand Prix: 4
Baca juga:
Fabio di Giannantonio: Semoga Kemenangan Ini Bantu Saya Dapat Tim di MotoGP 2024
Arti Pesan Legendaris 'Mapping 8' Fabio di Giannantonio: Bukan Team Order, Ternyata Iseng Doang!
Jorge Martin Sindir Michelin Usai Mendadak Terpuruk di MotoGP Qatar: Juara Ditentukan Ban Buruk!
Makin Unggul dari Jorge Martin, Pecco Bagnaia Tak Puas Cuma Finis Kedua di MotoGP Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



