Unik, Johann Zarco Tak Kecewa-Kecewa Amat Gagal Finis di MotoGP Portimao
Anindhya Danartikanya | 20 April 2021 09:50
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco, memang sedih harus gagal finis di MotoGP Portimao, Portugal, pada Minggu (18/4/2021) lalu. Namun, usai memahami penyebab kecelakaannya, ia justru mengaku jadi tak kecewa-kecewa amat. Hal ini ia nyatakan kepada Crash.net usai balap.
Zarco yang start ketiga, mampu langsung memimpin balapan selama tiga lap pertama, sebelum disalip oleh Alex Rins, Fabio Quartararo, dan Joan Mir. Dengan tenaga mesin Ducati, Zarco pun kembali menyalip Mir di trek lurus pada awal Lap 15. Ia juga kembali ke posisi kedua usai Alex Rins terjatuh pada Lap 19.
Satu lap kemudian, Zarco disalip oleh Pecco Bagnaia, namun lalu terjatuh beberapa tikungan setelahnya. Data pun menunjukkan bahwa Zarco melakukan kesalahan dengan berpindah ke gigi satu ketimbang kedua, yang menyebabkan engine brake ekstra dan membebani ban depannya.
Akibat Ban Depan yang Tak Ideal
"Saya jelas sedikit kecewa. Selalu mudah bilang lebih baik dapat poin sedikit ketimbang jatuh. Saya pikir saya melakukan kesalahan kecil saat terjatuh, namun kemudian saya mengalami masalah gearbox juga. Itulah alasan saya tak berada di gigi yang tepat," ungkap juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini.
"Saya masuk gigi satu ketimbang gigi kedua, lalu saat mengerem dengan kondisi sangat miring, saya terlalu agresif dan ban depan saya memang tak baik pada sisi kanan. Bannya pun tak 'mendukung' aksi ini dan saya langsung terjatuh. Fakta ini bikin saya tak terlalu kecewa, karena saya paham penyebab saya terjatuh," lanjutnya.
Di lain sisi, Zarco juga meyakini bahwa energinya yang terkuras juga jadi salah satu faktor kecelakaan. Pasalnya, dengan ban medium, ia tak merasa nyaman. Alhasil, demi meraih keseimbangan performa, dia harus tampil ngotot, hingga balapan berjalan lebih berat dari dugaan.
Tetap Terbukti Punya Potensi Besar
"Saya harus mengerahkan banyak energi demi mempertahankan ritme akibat ban depan yang tak ideal. Saya sangat ngotot, dan kehilangan sedikit waktu. Saya tak nyaman di mana pun, jadi saya harus membuang energi lebih banyak untuk menutupi kekurangan itu. Alhasil, balapan jadi sulit," tutur Zarco.
"Meski begitu, di sisi lain, saya terbukti bisa bertarung di depan, punya potensi naik podium. Ini positif. Keunggulan di trek lurus selalu penting, dan saya lihat saya bisa membuat perbedaan besar. Saya sangat senang memakainya!" pungkas pembalap berusia 30 tahun ini.
Akibat hasil buruk ini, Zarco pun melorot ke peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 40 poin, sementara puncak klasemen diambil alih oleh rider Monster Energy Yamaha yang juga rekan senegaranya, Fabio Quartararo, dengan 60 poin.
Sumber: Crashnet
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
Maverick Vinales Mundur dari Twitter Usai Diisukan Ancam Tinggalkan MotoGP
Valentino Rossi: Masih Banyak yang Tak Paham Potensi Besar Pecco Bagnaia
Valentino Rossi Akui Hasil Buruk Bikin Sulit Fokus dan Termotivasi
Lengan Jack Miller Berlubang Lagi Usai Jatuh di MotoGP Portimao
Akhirnya Naik Podium, Joan Mir Belum Kepikiran Pertahankan Gelar MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




