Valentino Rossi: Marc Marquez Harus Pikirkan Masa Depan Jangka Panjang
Anindhya Danartikanya | 13 November 2020 14:00
Bola.net - Sebagai pembalap yang pernah mengalami cedera parah yang nyaris mengancam karier, Valentino Rossi punya pendapat soal masa depan Marc Marquez, yang belakangan ini santer digosipkan bakal menjalani operasi ketiga pada tulang lengan atas kanannya yang patah dua kali pada Juli lalu.
Lengan Marquez memang patah usai mengalami kecelakaan di MotoGP Spanyol, pada 19 Juli. Tiga pekan setelah menjalani operasi, plat titanium yang tertanam pada lengannya patah saat ia hendak membuka jendela rumah. Ia pun harus operasi lagi, dan dipastikan absen sampai akhir musim 2020.
Baru-baru ini beredar kabar bahwa saraf yang mengelilingi tulang humerus tersebut terancam mengalami kerusakan, hingga tampaknya Marquez harus menjalani operasi ketiga. Alhasil, delapan kali juara dunia ini juga terancam absen selama beberapa bulan pertama MotoGP 2021, atau bisa juga absen lagi selama semusim.
Sejak Awal Cedera Marquez Sudah Buruk

"Sejak awal, cedera Marc memang sudah sangat buruk, karena tulang itu sangat penting dalam mengendarai motor. Tapi saya rasa, operasi kedua lah menyebabkan masalah lebih besar. Ia coba segalanya demi kembali beberapa hari usai operasi, tapi akhirnya justru dapat masalah jauh lebih besar, hingga ia butuh waktu lama untuk pulih," ujar Rossi via Crash.net, Kamis (12/11/2020).
Rossi sendiri sempat mencemaskan masa depannya usai kecelakaan hebat di MotoGP Italia 2010, insiden yang membuatnya absen tiga bulan akibat patah tulang fibula dan tibia kaki kanan. Insiden ini diakui Rossi sebagai konsekuensi ngotot buru-buru balapan saat sedang cedera bahu akibat kecelakaan motocross pada awal tahun.
"Cedera 2010 sangatlah berat. Saya cedera bahu yang buruk, namun ingin kembali. Akhirnya, saya malah cedera kaki. Itu musim yang sangat berat. Dalam olahraga ini, apa pun bisa terjadi. Tapi Anda tetap harus kuat dan coba kembali pulih secara bertahap, walau kadang butuh waktu," ungkapnya.
Pembalap Tetap Manusia Biasa
Rossi pun menyarankan Marquez untuk menjalani masa pemulihan dengan sabar dan telaten jika ingin kariernya di MotoGP bertahan lama. Menurutnya, dalam menghadapi cedera separah ini, target jangka panjang jauh lebih penting dipikirkan ketimbang target jangka pendek.
"Pada akhirnya, kami tetap manusia biasa, dan Anda harus benar-benar menghormati tubuh Anda sendiri. Usai mengalami cedera yang parah, Anda harus merenungkan masa depan jangka panjang ketimbang jangka pendek. Jika tidak, ini tak hanya memengaruhi karier Anda, melainkan juga kehidupan Anda," tutup Rossi.
Belum ada pernyataan resmi dari Honda mengenai kemungkinan operasi ketiga yang bakal dijalani Marquez. Meski begitu, kabarnya keputusan akan diambil dalam dua pekan ke depan.
Sumber: Crashnet
Video: Joan Mir Sukses Rebut Kemenangan di MotoGP Eropa
Baca Juga:
- Prihatin, Aleix Espargaro Minta Andrea Iannone Hadir di MotoGP Valencia
- Tolak Kerja Sama, Andrea Dovizioso Tetap Angkat Topi untuk Aprilia
- Andrea Dovizioso Tepis Dugaan Gantikan Marc Marquez di MotoGP 2021
- Vakum dari MotoGP 2021, Andrea Dovizioso Banting Setir ke Motocross
- Para Pembalap Yamaha Girang Cal Crutchlow Gabung Jadi Test Rider
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







