Valentino Rossi: Moto2 Lahirkan Generasi Rider Lebih Kuat di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 6 Oktober 2020 15:38
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Valentino Rossi, sudah bertarung di ajang Grand Prix selama 25 tahun, dan ia pun sangat menyadari adanya perbedaan antara tiga generasi yang sudah ia lewati selama ini. Kepada Motorsport Total, Selasa (6/10/2020), ia yakin generasi terbaru jauh lebih kuat dari generasi-generasi sebelumnya.
Generasi pertama yang dihadapi Rossi adalah generasi yang lebih tua darinya, seperti Max Biaggi, Loris Capirossi, dan Sete Gibernau, yang kebanyakan terlambat memulai karier. Generasi kedua yang dihadapi Rossi adalah Jorge Lorenzo, Casey Stoner, dan Dani Pedrosa, yakni para rider yang memulai karier sangat belia seperti dirinya.
Generasi ketiga juga memulai karier dari usia yang masih sangat muda seperti Rossi, namun rider Italia ini yakin Moto2 adalah poin pembeda antara dirinya dan para pembalap muda ini. Kini, setiap rider yang 'lulus' dari Moto2 menuju MotoGP, langsung kompetitif pada dua tahun pertama.
Moto2 Kelas yang Baik untuk Belajar

"Sebenarnya tak ada cara yang tepat untuk menjelaskan situasi ini. Tapi saya rasa generasi baru para pembalap muda memang langsung siap bertarung di papan atas. Mereka banyak belajar saat di Moto2. Seiring berjalannya waktu, kita mendapati bahwa Moto2 memang kelas yang baik untuk belajar sebelum ke MotoGP," ujar Rossi.
Hal ini terbukti dari Marc Marquez, yang langsung juara MotoGP usai lulus dari Moto2. Belum lagi Johann Zarco, Fabio Quartararo, Miguel Oliveira, Joan Mir, Alex Rins, dan tentunya anak didik Rossi sendiri, Franco Morbidelli dan Pecco Bagnaia. Yang paling bikin heran adalah Brad Binder, yang langsung meraih kemenangan di Ceko sebagai debutan.
"Para rider seperti Brad juga sangat cepat sebagai pembalap debutan. Pecco dan Miguel juga kini punya pengalaman satu tahun di MotoGP. Generasi baru para pembalap sangatlah kompetitif. Fabio juga langsung kuat pada tahun pertamanya," ungkap Rossi, yang tahun depan tukar tim dengan Quartararo di Petronas Yamaha SRT.
Tak Cuma Rider Papan Atas Moto2

Namun, hal-hal ini juga membuat Rossi makin sadar, bahwa tak hanya rider-rider papan atas Moto2 saja yang bisa tampil menggebrak di MotoGP, melainkan juga para rider papan tengah. Ia pun yakin masa depan MotoGP cerah di tangan para rider-rider ini.
"Pada satu sisi, mereka memang belajar banyak di Moto2. Tapi di sisi lainnya, kami harus mulai bicara soal 'nama', tak hanya soal penyebab spesifik. Kini kami punya tiga atau empat pembalap yang bisa jadi masa depan MotoGP," pungkas rider berusia 41 tahun ini.
Musim depan, MotoGP pun diketahui akan kedatangan dua rider muda menjanjikan lagi, yakni Jorge Martin di Pramac Racing dan Enea Bastianini di Esponsorama Racing. Adik Rossi sendiri, Luca Marini, juga diperkirakan akan menyusul.
Sumber: Motorsport Total
Video: Kembali Bergulir, MotoGP 2020 Ketat Terapkan Protokol Kesehatan
Baca Juga:
Gabung Pramac, Johann Zarco Yakin Bakal Makin Diperhatikan Ducati
Leopard Racing Tegaskan Tekad Bentuk Tim di MotoGP 2022
Suzuki Menolak Takut Kejar Gelar Perdana MotoGP Sejak 2000
Fabio Quartararo Tekad Bayar Kepercayaan Yamaha Lewat Gelar Dunia
Balik ke Gresini, Fabio di Giannantonio Bisa ke MotoGP 2022 Bareng Aprilia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




