Valentino Rossi Prihatin Soal Cedera Marc Marquez, Tak Berarti Memaafkan
Anindhya Danartikanya | 8 Februari 2021 16:52
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, mengaku heran mengapa para dokter MotoGP memberi lampu hijau kepada Marc Marquez untuk coba tampil di Seri Andalusia hanya empat hari usai operasi patah tulang lengan kanan atas. Hal ini ia sampaikan via Corriere della Sera, Senin (8/2/2021).
Usai turun dalam sesi latihan ketiga di Seri Andalusia, Marquez mundur karena lengannya memar dan bengkak, hingga ia memilih fokus kembali balapan di Ceko. Sayangnya, beberapa hari sebelum berangkat, plat titaniumnya patah saat ia hendak membuka jendela besar di rumahnya.
Sejak menjalani operasi kedua, Marquez absen balapan dan belum naik motor hingga kini. Banyak pihak yakin plat itu jadi rapuh karena Marquez terburu-buru balapan di Andalusia. Namun, banyak pula rider yang membelanya, meyakini bahwa wajar saja jika Marquez ingin segera kembali balapan, apalagi jika para dokternya menyatakan fisiknya cukup fit untuk berkendara.
Heran Para Dokter Biarkan Marquez Berkendara
Beberapa pengamat MotoGP memberikan tuduhan serius pada Marquez dan mencurigai platnya patah saat latihan motor tanpa sepengetahuan Honda. Rossi ternyata sepakat dengan para rider MotoGP lainnya, mengaku tak habis pikir mengapa para dokter membiarkan Marquez berkendara tak lama usai operasi.
Sembilan kali juara dunia ini teringat pada dr. Claudio Costa, pencetus Clinica Mobile, yang kini dipimpin dr. Michele Zasa. Rossi menyatakan bahwa dr. Costa lah yang mempelopori keputusan-keputusan dokter semacam ini, yang mengizinkan rider berkendara di lintasan tak lama usai operasi akibat cedera.
"Saya rasa Marc ingin segera kembali balapan usai operasi, dan saya tak paham mengapa mereka (para dokter) membiarkan itu terjadi. Dr. Costa adalah pelopor dari ini semua. Beliau yang melakukan revolusi pada perawatan dan pemulihan cedera, mempersingkat waktu cedera," ujarnya.
Apakah Rossi Senang Marquez Absen Panjang?
Rossi juga heran Dorna Sports tak bertinda tegas soal ini, jika mengingat cedera Jorge Lorenzo di Assen, Belanda, pada 2013. Saat itu, Lorenzo terjatuh pada sesi latihan dan mengalami patah tulang bahu. Malam harinya, ia terbang ke Barcelona untuk operasi, dan dua hari setelahnya, ia kembali ke Assen dan dinyatakan cukup fit untuk balapan.
"Usai Jorge cedera dan langsung kembali ke Assen secara fantastis pada 2013, Dorna menerapkan beberapa aturan agar risiko lebih besar tak terjadi. Dengan Marc, mereka malah terburu-buruh, entah kenapa," ungkap pembalap Italia berusia 42 tahun ini.
Ketika ditanya apakah ia senang Marquez absen lama, Rossi pun tertawa. "Hahaha. Soal ini saya harus menjawab secara diplomatis. Saya sangat prihatin ia tak bisa balapan. Jika ia kembali, apa ia akan sekuat dulu? Saat ini tak seorang pun tahu, bahkan dia sendiri. Namun, Marc bukan rival terkuat yang pernah saya hadapi," ungkapnya.
Uniknya, Corriere della Sera juga menanyakan apakah Rossi sudah memaafkan Marquez soal perseteruan mereka pada 2015. "Mustahil. Apa yang ia lakukan pada saya tak bisa dimaafkan. Ketika saya teringat masa-masa itu, perasaan saya tetap sama. Padahal sudah enam tahun berlalu. Menurut saya ini bakal sulit diubah," tutupnya.
Sumber: Corriere della Sera
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
Peringatkan Rival, Ducati Sebut Jack Miller Kandidat Juara MotoGP 2021
Tak Nyaman Naik Motor Andrea Dovizioso, Luca Marini Lebih Sreg Pakai Motor Lama
Ducati: Tiap Pabrikan MotoGP Sudah Pasti Tergiur Gaet Marc Marquez
Dilarang Lama Adaptasi: Ducati Minta Transisi Singkat dari Jack Miller-Pecco Bagnaia
Enea Bastianini Ogah Sesumbar Tiru Kiprah Alex Marquez di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








