Valentino Rossi Sebut Mugello Kunci Kegagalan Pecco Bagnaia Juarai MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 9 November 2021 16:10
Bola.net - Sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi, mengacungkan jempol kepada Francesco Bagnaia dan Ducati, yang menurutnya menjalani MotoGP 2021 dengan sangat gemilang. Namun, meski senang Yamaha berhasil merebut gelar dunia lewat Fabio Quartararo, Rossi turut kecewa melihat 'Pecco' dan Ducati gagal juara.
Musim ini, Ducati memang menggila. Dalam 17 seri yang sudah lewat, lima dari enam ridernya mengawinkan 21 podium, tiga rider di antaranya bahkan sukses menyumbang kemenangan. Bagnaia, yang merupakan anak didik Rossi di VR46 Riders Academy, sejauh ini mengoleksi delapan podium dan tiga kemenangan.
Semua kemenangan ini pun ia raih dengan cara dominan, kecuali di Aragon saat ia harus tujuh kali saling salip dengan delapan kali juara dunia, Marc Marquez. Dalam Seri Emilia Romagna, ia juga tampil sangat dominan dan hampir merebut kemenangan, sebelum mengalami kecelakaan di Lap 23 dan gagal finis.
Pecco Bagnaia Lebih Agresif dari Jorge Lorenzo

"Pecco sangat hebat. Ducati menakutkan, dan saya senang melihat bagaimana Pecco mengendarainya. Sebagai penggemar balap motor, saya merasa menontonnya balapan sangat menakjubkan. Pecco punya talenta untuk melakukan apa pun yang ia mau di atas motor," tutur Rossi via La Gazzetta dello Sport, Minggu (7/11/2021).
Banyak pihak meyakini bahwa gaya balap Bagnaia bagaikan 'reinkarnasi' dari gaya balap Jorge Lorenzo, yang dikenal sebagai 'pawang' Yamaha namun juga tampil sangat kompetitif di atas Ducati walau hanya sempat meraih tiga kemenangan di Tim Merah pada 2018 lalu. Rossi sepakat, namun menyebut Bagnaia lebih agresif.
"Pecco merupakan sosok pendiam, namun di atas motor ia menemukan keberanian besar. Ia punya gaya balap yang unik, namun sekalinya ia memperbaikinya, ia menjadi sangat tangguh. Gaya balap Jorge lebih 'bersih', sementara Pecco lebih agresif," ungkap Rossi, yang bertandem dengan Lorenzo selama tujuh musim.
Quartararo vs Bagnaia Part 2 di MotoGP 2022

Bagnaia juga menyumbangkan poin terbanyak bagi Ducati untuk mengunci gelar dunia konstruktor 2021. Meski ini prestasi positif, Rossi yakin mereka menyesal gagal meraih gelar dunia pembalap. Menurutnya, kegagalan ini ditentukan kecelakaan Bagnaia di Mugello, saat gagal fokus usai Jason Dupasquier meninggal dunia.
"Saya rasa Pecco dan Ducati punya penyesalan soal bagaimana jalannya musim ini: mereka harusnya bisa juara! Persimpangan jalan itu terjadi di Mugello, saat Pecco melakukan kesalahan ketika memimpin dan lalu terjatuh. Pecco butuh beberapa balapan untuk mengejar, sementara Fabio lepas landas," tutur Rossi.
Rossi yakin duel Quartararo dan Bagnaia akan kembali terjadi dalam perebutan gelar tahun depan. "Situasi akhir musim ini membuat Pecco menjadi favorit juara dunia pada 2022. Dalam perebutan gelar tahun depan ada begitu banyak pembalap cepat, dimulai dari Fabio. Namun, Pecco juga ada di sana," tutupnya.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Baca Juga:
Valentino Rossi: Petronas Suka Darryn Binder, Tapi Dia Terlalu Agresif
Ducati Janji Lakukan Segalanya demi Rebut Gelar Dunia Pembalap di MotoGP 2022
Musim MotoGP Panjang, Sulit, dan Sengit, Valentino Rossi: Pensiun Memang Tepat
Iba pada Foggia dan Binder, Para Rider MotoGP Pro Kontra soal Super License
Valentino Rossi Soal MotoGP Masa Kini: Bahkan Rider Terbuncit pun Rider Hebat!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

