'Valentino Rossi Terbaik di Dunia, Lebihi Agostini'
Anindhya Danartikanya | 11 Desember 2017 10:45
Bola.net - - Fans MotoGP pasti pernah bertanya-tanya: Ke manakah Toni Elias? Rider Spanyol ini memang tak lagi berseliweran di paddock Grand Prix, namun karir balapnya masih cemerlang. Merebut gelar dunia Moto2 pada 2010, Elias baru-baru ini sukses menjadi juara MotoAmerica 2017 di kelas Superbike.
Elias yang kini berusia 34 tahun belakangan ini kembali ke Eropa untuk pulang kampung usai sibuk turun di MotoAmerica, dan menjalani wawancara bersama GPOne. Di kejuaraan balap nasional Amerika Serikat tersebut, ia dikenal sebagai lawan sengit Roger Lee Hayden dan Cameron Beaubier, namun siapakah rider yang menjadi rival sengitnya di GP?
Saya punya banyak rival yang impresif. Saya akan sebutkan dua. Yang pertama, Manuel Poggiali. Ia rider yang sangat kuat, juara dunia di GP125 dan GP250. Ia tak lagi balapan, tapi ia bahagia dan itulah yang penting. Tapi yang terhebat menurut saya tetap Valentino Rossi, yang saya kalahkan di MotoGP Portugal 2006, ujarnya.
Pertarungan Elias vs Rossi di Sirkuit Estoril kala itu memang sensasional. Elias menang hanya dengan keunggulan 0,002 detik dari Rossi, merupakan salah satu margin terkecil dalam sejarah MotoGP. Selain itu, Elias juga sukses menghalangi Rossi menambah keunggulan poin atas Nicky Hayden, yang akhirnya merebut gelar dunia di Valencia.
Laga sengit itu pun dinilai Elias sebagai bukti bahwa Rossi bisa dikalahkan, namun harus dengan taktik yang sangat matang dan mental baja. Rider yang saat ini tengah membela Yoshimura Suzuki ini bahkan mengakui bahwa mengalahkan Rossi di Portugal bukanlah perkara mudah dan ia harus berjuang dari awal sampai akhir.
Saya rasa Vale adalah rider terbaik sepanjang masa. Ia bahkan lebih baik dari Giacomo Agostini dan Angel Nieto. Ia berusia 38 tahun, dan punya motivasi tinggi serta sangat berani. Di atas motor, Vale tahu manuver apa yang akan dilakukan rivalnya, terutama di lap terakhir, ungkapnya.
Untuk mengalahkan Vale, Anda harus menyerangnya dari start sampai finis, tanpa memberi waktu baginya untuk berpikir. Saya memang berhasil mengalahkannya di Portugal, tapi saya bekerja sangat keras untuk melakukannya, tutup Elias yang diperkirakan akan tetap di MotoAmerica tahun depan bersama tim yang sama, dan kembali bertandem dengan Hayden.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







