Vinales Menang, Yamaha Akui Terlecut Performa Quartararo
Anindhya Danartikanya | 4 Juli 2019 14:00
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, mengaku pihaknya sempat melakukan rapat internal dengan Monster Energy Yamaha sebelum menyaksikan Maverick Vinales sukses besar meraih kemenangan di MotoGP Belanda akhir pekan lalu. Hal ini ia sampaikan kepada Marca.
Yamaha diketahui mengalami masalah grip dan elektronik yang tak kunjung usai sejak 2017. Nyatanya, Vinales, bersama Fabio Quartararo, justru tampil konsisten di papan atas selama di Assen. Anehnya, hasil mereka justru berkebalikan dengan Valentino Rossi, yang sulit masuk 10 besar dan bahkan gagal finis.
Melihat jalannya pekan balap di Assen, Jarvis pun yakin Yamaha juga berpotensi meraih hasil baik, bahkan kemenangan, di Catalunya, Spanyol, di mana Vinales dan Rossi sama-sama kompetitif namun justru gagal finis akibat tertabrak Jorge Lorenzo pada Lap 2.
"Sulit mengatakan apa tepatnya yang telah berubah. Maverick dan krunya bekerja lebih keras. Tapi kami sendiri tak memberi perubahan signifikan pada motornya. Di Montmelo, harusnya kami bisa tampil baik, bahkan mungkin menang. Jadi hasil di sana sungguh mengecewakan," ungkapnya.
Pertemukan Pihak Rossi dan Vinales
Usai pekan balap di Catalunya, Yamaha pun melakukan rapat penting yang melibatkan kru Rossi dan Vinales, membicarakan solusi untuk masalah teknis YZR-M1. Mereka pun terlecut melihat Quartararo, yang justru mampu tampil konsisten di depan meski mengendarai M1 dengan spek paling rendah.
"Kami melakukan rapat internal, menemukan pihak Vale dan pihak Maverick. Kami mendiskusikan apa yang bisa kami lakukan, apa yang bisa kami ubah, apa yang bisa kami perbaiki. Motor kami punya potensi, kita sudah lihat lewat apa yang bisa dilakukan Fabio," ujar Jarvis.
Puji Perubahan Mentalitas Vinales
Menyoroti Vinales, Jarvis pun mengaku telah melihat perubahan mentalitas rider berusia 24 tahun tersebut. Meski masih kerap frustrasi atas performa M1, Vinales dinilai kini bisa bersikap lebih dewasa dan mau mendengarkan nasihat orang-orang di sekelilingnya.
"Saya rasa kami harus bisa bekerja lebih baik. Kadang, Maverick memang frustrasi, tapi kini ia sudah mulai bisa menerima situasi yang ada. Ia berkata, 'Oke, di sinilah kita, satu-satunya cara untuk mendapat kemajuan adalah bekerja sama', dan itulah yang sedang kami lakukan," pungkas Jarvis.
Saat ini, Rossi masih menjadi rider Yamaha dengan perolehan poin terbanyak, yakni 72 poin, dan ia tengah duduk di peringkat 5 pada klasemen pebalap. Quartararo (67) dan Vinales (65) membuntutinya masing-masing di peringkat 6 dan 7. Franco Morbidelli pun duduk di peringkat 12 dengan 45 poin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 April 2026, 09:16
-
Reaksi Liam Rosenior Soal Nyanyian Fans Chelsea: Saya Paham Mereka Frustrasi
Liga Inggris 22 April 2026, 09:12
-
Hanya DNA 'Edan' Inter yang Bisa Balikkan Ketinggalan 0-2 Dua Kali atas Como
Liga Italia 22 April 2026, 08:55
-
Manchester United Mundur Perlahan dari Perburuan Elliot Anderson?
Liga Inggris 22 April 2026, 08:12
-
Kata Legenda MU: Kobbie Mainoo Bakal Semakin Mengerikan!
Liga Inggris 22 April 2026, 07:02
-
Man of the Match Madrid vs Alaves: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 22 April 2026, 05:29
-
Man of the Match Inter vs Como: Hakan Calhanoglu
Liga Italia 22 April 2026, 05:07
-
Man of the Match Brighton vs Chelsea: Jan Paul van Hecke
Liga Inggris 22 April 2026, 05:00
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59










