Webber: Grosjean Perlu Dihukum Lagi!
Editor Bolanet | 8 Oktober 2012 11:00
- Mark Webber mengakhiri Formula 1 GP Jepang dengan perasaan yang jauh dari puas. Ia mengalami spin setelah bersenggolan dengan pebalap Lotus, Romain Grosjean di lap pertama.
Start dari posisi kedua, pebalap Red Bull Racing itupun hanya mampu finis di posisi kesembilan. Romain mencoba mencapai tikungan ketiga secepat mungkin di setiap balapan. Ini membuat saya frustrasi. Sepertinya ia butuh 'liburan' lagi. Insiden itu jelas merupakan salahnya. Berapa kali ia harus melakukan kesalahan yang sama di lap pertama? Ini cukup memalukan, komentar Webber.
Grosjean sempat dijatuhi larangan membalap di F1 GP Italia awal September lalu setelah dinilai memicu kecelakaan hebat di lap pertama seri sebelumnya, yakni F1 GP Belgia. Insiden tersebut melibatkan Fernando Alonso dan Lewis Hamilton. Ketiganya gagal finis.
Akibat insiden bersama Webber, pebalap Perancis tersebut dijatuhi hukuman 'stop/go' selama 10 detik. Hukuman tersebut adalah hukuman terberat yang dijatuhkan pengawas balap F1 sebelum hukuman diskualifikasi.
Saya sangat berhati-hati untuk menjaga garis balap saya. Saya fokus menahan pebalap Sauber yang ada di sebelah kiri, lalu saya mengalami insiden bersama Mark, ujar Grosjean. Saya sudah berusaha menghindari kontak, namun tak berhasil. Insiden ini sungguh bodoh, tutupnya. (gpu/kny)
Start dari posisi kedua, pebalap Red Bull Racing itupun hanya mampu finis di posisi kesembilan. Romain mencoba mencapai tikungan ketiga secepat mungkin di setiap balapan. Ini membuat saya frustrasi. Sepertinya ia butuh 'liburan' lagi. Insiden itu jelas merupakan salahnya. Berapa kali ia harus melakukan kesalahan yang sama di lap pertama? Ini cukup memalukan, komentar Webber.
Grosjean sempat dijatuhi larangan membalap di F1 GP Italia awal September lalu setelah dinilai memicu kecelakaan hebat di lap pertama seri sebelumnya, yakni F1 GP Belgia. Insiden tersebut melibatkan Fernando Alonso dan Lewis Hamilton. Ketiganya gagal finis.
Akibat insiden bersama Webber, pebalap Perancis tersebut dijatuhi hukuman 'stop/go' selama 10 detik. Hukuman tersebut adalah hukuman terberat yang dijatuhkan pengawas balap F1 sebelum hukuman diskualifikasi.
Saya sangat berhati-hati untuk menjaga garis balap saya. Saya fokus menahan pebalap Sauber yang ada di sebelah kiri, lalu saya mengalami insiden bersama Mark, ujar Grosjean. Saya sudah berusaha menghindari kontak, namun tak berhasil. Insiden ini sungguh bodoh, tutupnya. (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
Otomotif 14 Juni 2026, 21:48
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















