Yamaha: 21 Balapan dan Sprint Race Jadi Tahun Tersulit, Terpanjang, dan Terberat di MotoGP
Ari Prayoga | 18 Januari 2023 02:23
Bola.net - Yamaha bersiap untuk menghadapi tahun tersulit, terpanjang, dan terberat dalam sejarah MotoGP. Pabrikan asal Jepang itu akan melahap 21 balapan plus sprint race.
Mulai musim 2023, MotoGP bakal menyelenggarakan sprint race pada setiap Sabtu atau sehari sebelum balapan utama dimulai.
Sprint race hanya digulirkan untuk kelas MotoGP. Posisi start sprint race dan main race ditentukan dari hasil sesi kualifikasi, yang masih akan digelar dengan format Kualifikasi 1 (Q1) dan Kualifikasi 2 (Q2).
"Menurut saya, tahun ini akan menjadi tahun tersulit atau terpanjang, dan terberat yang pernah ada di MotoGP," ujar Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, di St. Regis Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/1).
"Kami balapan 21 seri, 10 balapan di antaranya di luar Eropa dan 11 balapan di Eropa. Musim akan dimulai pada 26 Maret 2023 dan berakhir pada November 2023," katanya menambahkan.
Sulit

Jika poin balapan utama diberikan secara penuh kepada 15 pembalap terdepan, poin sprint race MotoGP hanya diberikan kepada sembilan pembalap terdepan dengan sistem setengah poin dari balapan utama.
Sistem poin main race: 1) 25 poin, 2) 20 poin, 3) 16 poin, 4) 13 poin, 5) 11 poin, 6) 10 poin, 7) 9 poin, 8) 8 poin, 9) 7 poin, 10) 6 poin, 11) 5 poin, 12) 4 poin, 13) 3 poin, 14) 2 poin, dan 15) 1 poin.
Sistem poin sprint race: 1) 12 poin, 2) 9 poin, 3) 7 poin, 4) 6 poin, 5) 5 poin, 6) 4 poin, 7) 3 poin, 8) 2 poin, dan 9) 1 poin.
"Ada juga balapan Sprint Race pada setiap Sabtu. Itu akan berarti balapan setengah dari yang sesungguhnya untuk memperebutkan setengah poin," ucap Lin Jarvis.
"Namun, sangat berarti buat kami dan para pembalap yang akan mengadakan 42 kali balapan tahun ini. Jadi, itu akan sulit," tambahnya.
Siap Lakukan yang Terbaik

Dengan adanya sprint race untuk kelas MotoGP, maka format pekan balap juga berubah banyak. Yang paling mencolok adalah penghapusan sesi pemanasan (WUP) untuk kelas Moto3 dan Moto2 pada Minggu, yang diganti dengan MotoGP Fan show.
"Pokoknya, kami akan melakukan yang terbaik. Saya pikir itu akan sulit, terutama buat para pembalap," tutur Lin Jarvis.
"Akan tetapi, untuk para penggemar akan ada lebih banyak balapan untuk disaksikan. Jika kami dapat memberikan lebih banyak pertunjukkan kepada penggemar, itu lebih penting," imbuh.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Amerika di Circuit of The Americas
Otomotif 30 Maret 2026, 02:33
-
Hasil Balapan Moto2 Amerika 2026: Senna Agius Menang, Kalahkan Celestino Vietti
Otomotif 30 Maret 2026, 02:16
-
Otomotif 30 Maret 2026, 01:01

-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Amerika di Circuit of The Americas
Otomotif 30 Maret 2026, 01:00
LATEST UPDATE
-
Misteri Sosok Misterius di Kamp Latihan Bosnia: Benarkah Mata-Mata Italia?
Piala Dunia 31 Maret 2026, 09:59
-
Kritik Keras untuk Rayan Cherki: Bukan Zidane, Hanya Level Pelapis!
Piala Dunia 31 Maret 2026, 09:45
-
Mari Memuji Performa Calvin Verdonk di FIFA Series 2026
Tim Nasional 31 Maret 2026, 08:35
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 31 Maret 2026, 08:29
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56













