Yamaha Baru Lebih Agresif, Franco Morbidelli Girang
Anindhya Danartikanya | 5 Desember 2019 15:30
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, puas atas performa prototipe mesin YZR-M1 2020 yang sudah ia jajal dalam uji coba pascamusim MotoGP Jerez, Spanyol, pada 25-26 November lalu. Kepada Corsedimoto, Morbidelli mengaku sangat menyukai karakternya.
Rider Italia berdarah Brasil sempat menjajal performa mesin baru ini dalam kondisi kering dan basah, mengingat Jerez diguyur hujan pada hari kedua. M1 terbaru memang diketahui memiliki tambahan tenaga, meski belum bisa mengejar ketertinggalan dari Honda dan Ducati.
"Kami menjalani beberapa lap dalam kondisi hujan untuk lihat perilakunya di kondisi basah. Bisa dikatakan mesin ini terasa sangat baik. Jelas masih ada yang harus diperbaiki, seperti pengereman, tapi arah pengembangan Yamaha sudah di jalan yang tepat," tuturnya.
Lebih Cepat dan Agresif
Meski masih tertinggal 10 km/jam dari Ducati, Morbidelli tetap merasakan tambahan tenaga pada mesin tersebut, dan menyatakan bahwa karakternya kini lebih agresif, sesuai dengan gaya balapnya. Juara dunia Moto2 2017 ini bahkan melontarkan pujian kepada insinyur Yamaha,
"Motor ini terasa lebih cepat dan lebih agresif. Inilah yang benar-benar kami inginkan. Mesin baru ini karakternya berbeda, terutama di trek lurus. Jadi saya harus beradaptasi. Saya pun sangat puas atas kinerja insinyur Yamaha dan tim saya," ungkapnya.
Masih Satu Opini dengan Tiga Yamaha Lainnya
Meski begitu, opini inti dari Morbidelli tetap sama seperti Maverick Vinales, Valentino Rossi, dan Fabio Quartararo: M1 butuh tambahan tenaga lebih besar lagi demi mengejar ketertinggalan di trek lurus, namun tak ingin kelincahannya di tikungan hilang.
"Saya tentu ingin tenaga yang lebih besar, tapi saya juga ingin mempertahankan kelincahan motor yang ada pada 2019. Entah apakah memungkinkan punya keduanya. Tapi mesin baru ini jelas sebuah kemajuan," pungkas anggota VR46 Riders Academy ini.
Perlu diingat, motor-motor yang diketahui paling bertenaga, yakni Ducati dan Honda, juga mendapat keluhan dari para ridernya karena sulit dijinakkan ketika melaju di tikungan.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 02:52
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 01:59
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 00:48
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











