Yamaha Buka Peluang VR46 Jadi Tim Satelit, Sekaligus Ragu Lepas Petronas
Anindhya Danartikanya | 16 Februari 2021 13:20
Bola.net - Usai resmi memperpanjang kontraknya dengan Dorna Sports untuk tetap berpartisipasi di MotoGP 2022-2026, kini Yamaha Motor Racing (YMR) mulai memikirkan tim satelit mereka untuk musim depan. Managing Director YMR, Lin Jarvis, menyatakan pihaknya akan melakukan negosiasi dengan Petronas SRT dan Team VR46.
SRT jadi tim satelit Yamaha sejak 2019, dan kontraknya yang berdurasi tiga tahun habis akhir tahun nanti. Di lain sisi, Team VR46 sedang melebur dengan Esponsorama Racing sebagai tim satelit Ducati, namun berniat jadi tim satelit seutuhnya dan pindah ke Yamaha. Masalahnya, Yamaha hanya mau menurunkan empat motor.
"Soal 2022, kami punya kesepakatan tiga tahun dengan Petronas, yang habis akhir tahun ini. Jadi, secara umum, tahun ini periode negosiasi dengan tim satelit. Saya yakin tak hanya Yamaha yang akan terlibat negosiasi, ada kabar Aprilia akan berubah dan punya tim pabrikan sendiri," tutur Jarvis via Crash.net, Senin (15/2/2021).
Petronas SRT Terbukti Kompeten

"Selain itu, juga ada Suzuki, apakah mereka akan menurunkan tim satelit atau tidak? Akankah Ducati tetap menurunkan dua tim satelit? Apakah yang akan dilakukan Yamaha dan Honda? KTM tampaknya satu-satunya pabrikan yang sudah lebih 'jelas' soal komitmen mereka dengan Tech 3," lanjut Jarvis.
Situasi ini tentu sulit bagi Yamaha. Pasalnya, SRT terbukti kompeten pada 2019 dan 2020 meski umur skuadnya masih seumur jagung. Selama dua musim bekerja sama dengan Yamaha, SRT sukses meraih total 14 podium dan enam kemenangan lewat Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo. Tahun lalu, Morbidelli bahkan jadi runner up.
"Dalam situasi kami, sudah jelas Petronas telah bekerja sangat baik sejak kami memulai kerja sama dengan mereka dua tahun lalu. Tahun lalu, mereka meraih enam kemenangan dan rider mereka duduk di peringkat kedua. Jadi, tak ada keraguan soal kemampuan dan kapasitas mereka sebagai tim," ungkap Jarvis.
Bertaruh Citra Perusahaan dengan VR46

Di lain sisi, bukan rahasia lagi Team VR46 merupakan milik Valentino Rossi, ikon besar Yamaha, rider yang yang telah mempersembahkan empat gelar dunia pada mereka, dan rider yang paling setia pada pabrikan Garpu Tala. Jika Yamaha membiarkan VR46 jadi tim satelit pabrikan lain, maka ini juga tak baik bagi citra mereka sendiri.
"Akankah VR46 masuk ke MotoGP? Dari yang saya pahami, mereka punya opsi (dengan Ducati), yang kedaluarsa pada suatu waktu, dan saya yakin mereka serius mempertimbangkan untuk ikut. Jadi, Yamaha akan berdiskusi dengan para kandidat yang tersedia," ungkap Jarvis.
"Yang jelas, kami akan bicara dengan Petronas. Juga dengan VR46, jika mereka memang mau berpartisipasi, karena kami punya sejarah panjang dengan perusahaan mereka dan Vale. Kami belum memulai apa pun. Belum ada negosiasi yang terjadi, namun jelas akan dimulai pada April dan Mei," tutup pria Inggris tersebut.
Sumber: Crashnet
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
McLaren Luncurkan Skuad F1 2021, Siap Tempur Bareng Lando Norris-Daniel Ricciardo
Sempat Positif Covid-19, Fabio Quartararo Akui Lalaikan Protokol Kesehatan
Maverick Vinales: Saya Memang Bukan Valentino Rossi, Tapi Saya Harus Pimpin Yamaha
Fabio Quartararo Ingin Tiru Rivalitas Sengit Rossi-Lorenzo dengan Maverick Vinales
Bela Tim Pabrikan, Fabio Quartararo Menolak Disebut Pengganti Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



