Yamaha: Lorenzo Harus Jadikan Rossi Panutan
Editor Bolanet | 25 April 2015 15:30
- Manajer Tim Movistar Yamaha MotoGP, Wilco Zeelenberg meyakini pebalapnya, Jorge Lorenzo harus mengambil pelajaran dari keterpurukan sekaligus kebangkitan rekan setimnya, Valentino Rossi dalam menjalani musim ini.
Setelah hanya meraih dua kemenangan tahun lalu, Lorenzo belum juga menapaki tangga podium di tiga seri pertama musim ini. Kepada Speedweek, Zeelenberg mengaku sangat kecewa dan menyatakan Lorenzo harus segera mengembalikan kepercayaan diri.
Insiden bisa terjadi kapanpun, namun Jorge harus kembali percaya diri. Seperti saat Vale kembali ke Yamaha pada 2013, ia juga bermasalah sepanjang tahun dan tak bisa mengejar Jorge. Itulah akibat tak percaya diri, dan ini masalah Jorge sekarang, ujarnya.
Zeelenberg pun heran melihat performa Lorenzo yang kuat di sesi latihan tak bisa diulang saat pebalap Spanyol itu menjalani sesi balap. Padahal, Rossi malah kerap melakukan hal yang sebaliknya, yakni tak terlalu kuat di latihan, namun garang saat balapan.
Saat sesi latihan, Jorge selalu kuat, tapi tak bisa mempertahankannya di balapan, padahal Vale justru kebalikannya. Jorge punya mental juara. Jika ia menjadikan Vale panutan, dan berpikir bisa, pasti ia bakal mampu melakukannya, tutupnya. [initial]
(sw/kny)
Setelah hanya meraih dua kemenangan tahun lalu, Lorenzo belum juga menapaki tangga podium di tiga seri pertama musim ini. Kepada Speedweek, Zeelenberg mengaku sangat kecewa dan menyatakan Lorenzo harus segera mengembalikan kepercayaan diri.
Insiden bisa terjadi kapanpun, namun Jorge harus kembali percaya diri. Seperti saat Vale kembali ke Yamaha pada 2013, ia juga bermasalah sepanjang tahun dan tak bisa mengejar Jorge. Itulah akibat tak percaya diri, dan ini masalah Jorge sekarang, ujarnya.
Zeelenberg pun heran melihat performa Lorenzo yang kuat di sesi latihan tak bisa diulang saat pebalap Spanyol itu menjalani sesi balap. Padahal, Rossi malah kerap melakukan hal yang sebaliknya, yakni tak terlalu kuat di latihan, namun garang saat balapan.
Saat sesi latihan, Jorge selalu kuat, tapi tak bisa mempertahankannya di balapan, padahal Vale justru kebalikannya. Jorge punya mental juara. Jika ia menjadikan Vale panutan, dan berpikir bisa, pasti ia bakal mampu melakukannya, tutupnya. [initial]
Baca Juga:
- 'Jack Miller Secepat Cal Crutchlow-Marc Marquez'
- Rossi Menang, Yamaha Kecewa Berat pada Lorenzo
- Bos Honda Puji Perkembangan Jack Miller
- LCR Honda: Lompat dari Moto3, Jack Miller Fantastis
- MotoGP 2016, Lorenzo Hijrah ke Ducati?
- Rossi: Marquez Ingin Menang? Hadapi Saya Dulu!
- Jack Miller: Saya Butuh Marc Marquez!
- Marquez: Saya Takkan Selalu Bisa Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













