
Bola.net - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku akan terus mencoba menghalangi laju pebalap Repsol Honda sekaligus juara dunia bertahan, Marc Marquez dalam meraih gelar dunia musim ini. Hal tersebut disampaikan Rossi melalui Moto.it.
Saat ini Rossi menguasai puncak klasemen sementara pebalap dengan 66 poin, setelah mengoleksi tiga podium termasuk dua kemenangan. Marquez sendiri kini berada di peringkat kelima dengan 36 poin, tertinggal satu poin dari Jorge Lorenzo di peringkat keempat.
"Marc paham bahwa jika ingin menang, kini lajunya tak akan mudah. Ia harus berhadapan dengan saya dulu. Marc pasti akan melakukan segalanya. Ia selalu agresif sejak dulu, tapi di Argentina ia melakukan kesalahan. Jika ia begitu terus, ia berada dalam masalah," ujar Rossi.
The Doctor pun berharap konsisten mengasapi Marquez. "Saya sih berharap Marc makin sering kesulitan!" guraunya. "Tapi kita tak boleh meremehkannya. Ia sangat kuat dan cepat. Ia pasti bisa mengejar ketertinggalan poin," tutupnya. [initial]
(mi/kny)
Saat ini Rossi menguasai puncak klasemen sementara pebalap dengan 66 poin, setelah mengoleksi tiga podium termasuk dua kemenangan. Marquez sendiri kini berada di peringkat kelima dengan 36 poin, tertinggal satu poin dari Jorge Lorenzo di peringkat keempat.
"Marc paham bahwa jika ingin menang, kini lajunya tak akan mudah. Ia harus berhadapan dengan saya dulu. Marc pasti akan melakukan segalanya. Ia selalu agresif sejak dulu, tapi di Argentina ia melakukan kesalahan. Jika ia begitu terus, ia berada dalam masalah," ujar Rossi.
The Doctor pun berharap konsisten mengasapi Marquez. "Saya sih berharap Marc makin sering kesulitan!" guraunya. "Tapi kita tak boleh meremehkannya. Ia sangat kuat dan cepat. Ia pasti bisa mengejar ketertinggalan poin," tutupnya. [initial]
Baca Juga:
- Jack Miller: Saya Butuh Marc Marquez!
- Marquez: Saya Takkan Selalu Bisa Menang
- Bentuk Tim Balap Profesional, Cita-Cita Nicky Hayden
- Rossi Dukung Vinales Jadi Debutan Terbaik MotoGP 2015
- Inilah Alasan Mahindra Ogah Turun di MotoGP
- Dua Rider Gagal Finis, Repsol Honda Pasrah
- Rossi: Status Nomor Satu di Yamaha Tak Penting
- Terpaut 12 Kemenangan, Bisakah Rossi Kejar Agostini?
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Januari 2026 18:54Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480060/original/010927300_1769014700-sabrang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480059/original/087062900_1769014044-IMG_5539.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480047/original/083448500_1769011227-141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)

