Yamaha Sinyalir Tak Tertarik Jadikan VR46 Tim Satelit di MotoGP 2022
Anindhya Danartikanya | 21 Desember 2020 18:01
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, memberi sinyal pihaknya tak tertarik menjadikan tim balap Valentino Rossi, Sky Racing VR46, sebagai tim satelit di MotoGP 2022. Terutama jika Petronas Yamaha SRT terus tampil kompetitif. Demikian yang dilansir oleh La Gazzetta dello Sport.
Seperti yang diketahui, VR46 akan melebur dengan Esponsorama Racing di MotoGP 2021, yang berarti akan memakai motor Ducati. Rossi pun menyatakan kerja sama ini akan jadi fase belajar bagi VR46 dalam membentuk struktur tim yang solid di MotoGP demi turun sepenuhnya pada 2022.
Rossi pun tak menutup kemungkinan bahwa VR46 akan tetap bekerja sama dengan Ducati, namun juga bisa jadi pindah ke pabrikan lain, salah satunya Yamaha. Apalagi, rider Italia ini merupakan ikon pabrikan yang bermarkas di Iwata, Jepang, tersebut.
Keberatan Jika Turunkan 6 Motor

Walau mengakui ada hubungan yang sangat baik antara Rossi dan pabrikan Garpu Tala yang terjalin sejak 2004, Jarvis juga tak memungkiri bahwa Yamaha sejauh ini sangat puas atas kerja sama mereka dengan Petronas SRT yang sudah dimulai sejak 2019 lalu.
Menurut Jarvis, Yamaha sangat keberatan jika harus menurunkan enam motor. "Pertanyaan utamanya: Vale akan melakukannya atau tidak? Toh kami punya hubungan yang sangat baik dengan Petronas," ujarnya seperti yang dikutip oleh Corsedimoto pada Senin (21/12/2020).
"Apakah kami bisa menurunkan enam motor? Mungkin saja kami bisa. Tapi apakah kami mau melakukannya? Tidak terlalu, karena itu akan jadi beban besar bagi sektor produksi dan dukungan teknis. Jumlah optimalnya adalah empat motor," lanjut pria asal Inggris ini.
Tak Diwajibkan Kerja Bareng Yamaha

Uniknya, Rossi sendiri memang tak mewajibkan VR46 bekerja dengan Yamaha. "Kisah saya beda dengan kisah tim balap saya. Hal macam ini tak bisa kami putuskan dengan asal. Jika Yamaha sudah punya empat rider, dan dua di antaranya rider Petronas, maka Yamaha tak bisa jadi opsi," ujarnya via Sky Sport, Sabtu (21/11/2020).
Suzuki pun belakangan ini paling santer digosipkan tengah menjalani negosiasi serius dengan VR46, karena pabrikan asal Jepang ini juga tengah mencari partner tim satelit. Yang jelas, Rossi tak mengizinkan VR46 bekerja dengan Honda, tempat di mana Marc Marquez berada.
"Saya rasa kami masih harus lihat apa yang akan terjadi tahun depan. Apakah kami bakal bekerja sama dengan Ducati? Mengapa tidak? Toh Luca (Marini) akan balapan dengan mereka. Honda? Yah, hubungan kami akhir-akhir ini tidak terlalu baik," ungkap rider berusia 41 tahun ini.
Sumber: Corsedimoto, Sky Sport
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
Lin Jarvis Yakin Valentino Rossi Bakal Merasa 'Enteng' di Petronas
Luca Marini Minta Saran Pecco Bagnaia Sebelum Jajal Ducati
Luca Marini Pilih Sikap Merendah Jalani Debut di MotoGP 2021
Harapan Marquez Bersaudara di MotoGP 2021: Kompak Bebas Cedera
Marc Marquez: Saya dan Alex Tak Saling Bantu, Punya Target Berbeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Arema FC, Rajanya Piala Presiden
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 09:14
-
Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juli 2026, 08:09
-
Arsenal Serius Incar Bruno Guimaraes, Siapkan Tawaran Rp 1,6 Triliun
Liga Inggris 24 Juli 2026, 06:07
-
Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
Liga Italia 24 Juli 2026, 05:14
-
Sah! Elliot Anderson Resmi Berseragam Manchester City
Liga Inggris 24 Juli 2026, 05:00
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















