Yamaha Soal 'Ducati Cup' di MotoGP: Memang Kebanyakan Rider, Tetapi Masih 'Fair'
Anindhya Danartikanya | 10 Desember 2023 19:30
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, meyakini bahwa MotoGP tak seharusnya lama-lama mempertahankan fenomena 'Ducati Cup'. Meski begitu, ia masih meyakini bahwa delapan pembalap yang dimiliki Ducati masih merupakan jumlah yang 'adil' jika melihat situasi saat ini.
Sejak 2022, Ducati kembali memiliki 8 rider dan 4 tim seperti 2018. Hal ini mereka lakukan usai VR46 Racing Team dan Gresini Racing ditolak Yamaha dan Suzuki untuk jadi tim satelit. Ducati juga tak cuma menyediakan motor kompetitif, melainkan juga menawarkan harga sewa yang terjangkau.
Di lain sisi, berkat memiliki 8 rider, Ducati juga untung. Mereka semakin cepat dalam mengembangkan motornya. Mereka bahkan mendominasi dua musim terakhir. Hal ini berkebalikan dengan Yamaha, yang kini hanya memiliki 1 tim dan 2 rider. Saat ini mereka juga sedang mengalami keterpurukan.
Tak Semua Senang Yamaha dan Honda Dapat Konsesi

Akibat performanya yang kelam sepanjang 2023, Yamaha dan Honda akan mendapatkan konsesi pada 2024 mendatang. Aturan konsesi baru pun telah ditulis, meski tadinya diprotes keras oleh Aprilia dan KTM. Di lain sisi, Ducati justru legawa menerimanya demi keseimbangan kompetisi.
Jarvis juga meyakini bahwa konsesi bakal membuat kompetisi berimbang selama Ducati sangat superior dengan rider yang lebih banyak dari pabrikan lain. "Saya paham tak semua pabrikan berpendapat kami butuh konsesi," ujar Jarvis via Speedweek, Rabu (6/12/2023).
"Beberapa orang berpikir terlalu banyak Ducati di MotoGP. Saya juga berpikir begitu, tetapi ini tetap bukan hal yang tak adil. Mereka menawarkan mesin bertenaga dengan harga yang baik. Pabrikan lain tak melakukan ini dan bagi Ducati ini bekerja dengan baik," lanjutnya.
Yamaha dan Honda Dulu Juga Bantu yang Lain

Untuk masa mendatang, Jarvis pun berharap MotoGP membatasi alokasi rider untuk tiap pabrikan. "Untuk kompetisi, saya rasa bakal lebih baik punya batasan, setidaknya enam mesin, ketimbang ada Ducati Cup, yakni cara orang-orang mendeskripsikan MotoGP saat ini," ungkapnya.
"Meski lebih kuat dari kami, Aprilia dan KTM juga belum mencapai level Ducati. Jika Yamaha dan Honda diuntungkan konsesi, situasi kedua pabrikan itu jelas bakal lebih rumit. Saya maklum, tapi jangan lupa, Yamaha dan Honda dulu juga sepakat harus ada konsesi untuk pada pabrikan baru," tutup Jarvis.
Yamaha diperkirakan baru akan kembali menurunkan 2 tim dan 4 rider pada 2025 mendatang. Pasalnya, Valentino Rossi dikabarkan sudah sepakat memindahkan VR46 Racing Team ke Yamaha pada 2025. Skuad asal Tavullia, Italia, ini masih terikat kontrak dengan Ducati sampai akhir 2024.
Sumber: Speedweek
Baca juga:
Sedih Tapi Juga Senang: Yamaha Galau Dapat Hak Konsesi di MotoGP 2024
Dorna Bersikeras 44 Balapan Tak Terlalu Banyak Meski MotoGP Panen Cedera
Terbantu Sprint, Pecco Bagnaia Patahkan Rekor Juara dengan Poin Terbanyak di MotoGP
Jorge Lorenzo Sebut Luca Marini Blunder Join Repsol Honda: Dia Bakal Sering Kecelakaan!
Sulit Tolak Honda, Valentino Rossi Nggak Percaya Sang Adik Bakal Bela Mantan Tim Sendiri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



