'Yamaha Tadinya Tolak Lepas Maverick Vinales di MotoGP 2022'
Anindhya Danartikanya | 2 Juli 2021 08:53
Bola.net - Yamaha Motor Racing (YMR) beserta sang Managing Director, Lin Jarvis, sempat menolak permintaan Maverick Vinales untuk berpisah di MotoGP 2022. Hal ini dikatakan oleh ayah Top Gun, Angel Vinales, kepada Diario AS, Selasa (29/6/2021), sehari usai kedua belah pihak resmi mengumumkan kontrak mereka akan diakhiri setahun lebih awal.
Vinales sudah membela Yamaha sejak 2017, namun target menjadi juara belum juga terwujud hingga kini. Bahkan performa Vinales kerap angin-anginan. Rasa frustrasinya pun memuncak di Sachsenring, di mana ia finis ke-19 alias terbuncit. Meski finis kedua dan naik podium di Assen, ternyata tekad Vinales untuk hengkang sudah bulat.
Kontrak terkini Vinales dengan Yamaha sejatinya berdurasi dua tahun, untuk 2021 dan 2022, dan ditandatangani pada awal 2020. Namun, hasil yang naik-turun membuatnya jengah dan meminta kontraknya diputus lebih awal. Angel menyebut Jarvis dan Yamaha sempat menolak, tapi akhirnya sepakat usai rapat panjang di Assen.
YZR-M1 Dirakit untuk Lorenzo dan Quartararo

"Perpisahan ini dilakukan berdasar kesepakatan bersama. Awalnya Yamaha menolak. Lin menangis. Ia tak mau percaya, tapi ini sudah dipikirkan sejak lama. Motor itu dirakit untuk Jorge Lorenzo dan Fabio Quartararo. Motor itu bagai mantequilla (margarin). Maverick butuh motor yang lebih kaku, karena ia mirip Marc. Mereka menyerang dengan agresif demi mengeksploitasi potensi," ujar Angel.
"Yamaha sendiri punya batasan dan tak 'mengizinkan' Anda melakukan hal macam itu. Manajemen teknis tak dijalankan dengan baik. Mereka tak tahu cara memberi Maverick apa yang ia mau dan ia juga tak tahu cara mengendarai motor itu 100%. Perpisahan ini terjadi akibat akumulasi banyak hal," lanjut bos Vinales Racing Team di WorldSSP300 ini.
Uniknya, Angel menyatakan bahwa Vinales memilih hengkang dari Yamaha bukan karena merasa YZR-M1 merupakan motor yang buruk. Hanya saja, mereka memang tak cocok untuk satu sama lain. Alhasil, setiap kali rider berusia 26 tahun itu turun lintasan, benaknya sudah dipenuhi pikiran-pikiran buruk soal performanya.
Bukan Berarti YZR-M1 Motor yang Buruk
"Maverick pergi karena ia tak bahagia. Ada kalanya ia sangat bahagia di rumah, dengan anaknya dan tinggal di Spanyol. Namun, ia sadar tak lagi bahagia di sirkuit. Ia tiba dan berpikir, 'Masalah apa lagi yang akan kuhadapi?'," kisah Angel, yang juga prihatin pada perlakuan media massa pada sang anak.
"Media massa menyerangnya, berkata bahwa masalahnya adalah ia sendiri. Ia pun meledak dan berkata 'cukup'. Maverick tidak pergi karena motor itu buruk, melainkan karena Yamaha tak memberinya motor yang harusnya menjadi miliknya dan ia pun tak bisa adaptasi dengan motor Yamaha," tutup Angel.
Vinales, yang sempat menang di Seri Qatar, belum mengumumkan keputusan soal musim 2022. Ia dikabarkan sudah teken kontrak dengan Aprilia Racing untuk jadi tandem Aleix Espargaro, namun pengumuman belum dirilis karena klausul pada kontraknya dengan Yamaha diisukan memintanya bungkam sampai paruh kedua musim.
Sumber: Diario AS
Video: Fabio Quartararo Menangi MotoGP Belanda 2021
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 20:01
LATEST UPDATE
-
Cristiano Ronaldo: Fakta-fakta Menarik sang Ikon Sepak Bola Dunia
Asia 8 Juni 2026, 08:52
-
10 Bek Elite di Panggung Piala Dunia 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 08:44
-
Michael Carrick Diklaim Mau Bawa Pulang Eks Anak Akademi Man United
Liga Inggris 8 Juni 2026, 06:36
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














