Zarco: MotoGP 2017 Bagai Pertarungan Demi Gelar
Anindhya Danartikanya | 26 Januari 2018 11:50
Bola.net - - Rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco memang 'hanya' menduduki peringkat keenam pada klasemen pembalap MotoGP tahun lalu. Meski begitu, hasil ini justru cukup mengesankan, mengingat 2017 merupakan tahun pertamanya di kelas tertinggi dan ia mengendarai motor dengan perangkat ala kadarnya.
Juara dunia Moto2 2015-2016 ini langsung menggebrak dalam seri pertama di Qatar, memimpin enam lap pertama. Meski akhirnya gagal finis karena jatuh, momen ini terus menerus dibicarakan sepanjang musim dan membuatnya percaya diri, hingga akhirnya sukses naik podium di seri keempat, Le Mans, Prancis.
Saya memulai musim dengan sangat baik. Memimpin di Qatar jelas bikin saya percaya diri, dan ini membantu dalam meraih poin. Gelar dunia membantu dari segi pengalaman, hingga saya tahu cara tampil konsisten. Tapi saya memang harus pintar menghadapi segala situasi, siapa tahu saya dapat kesempatan, tuturnya kepada Speedweek.
Alhasil, Zarco konsisten bertarung di papan atas, meraih tiga podium, serta menjadi rider tim satelit dan debutan terbaik. Saya tak ikut memperebutkan gelar, tapi saya memulai musim seolah sedang memperebutkan gelar. Itulah mengapa saya bisa duduk di peringkat keenam dan menjadi rider tim satelit terbaik, tuturnya.
Prestasi 2017 pun membuat Zarco punya target yang lebih tinggi tahun ini. Target saya tahun ini adalah podium. Jauh lebih banyak podium. Ini berarti saya harus finis di lima besar pada klasemen akhir, dan bahkan bertarung demi memperebutkan tempat di tiga besar, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


