4 Pemain Kunci Australia di Piala Dunia 2022: Tanpa Tim Cahill, Siapa Bakal Jadi Tumpuan?
Editor Bolanet | 14 November 2022 22:41
Bola.net - Timnas Australia diprediksi akan menjadi kuda hitam dalam Grup D Piala Dunia 2022. Pelatih Graham Arnold sudah memutuskan 26 nama pemain yang akan ia andalkan untuk bersaing dengan tim-tim peserta di grup tersebut. Dari daftar nama-nama yang sudah dibawa, kali ini Australia tidak mengandalkan nama besar di skuad mereka.
Tim berjuluk Socceroos itu tergabung di Grup D bersama timnas Prancis, Tunisia, dan Denmark. Jika dibandingkan dari materi pemain, timnas Australia jelas tak sementereng materi pemainnya dibandingkan ketiga pesaingnya. Mungkin, hanya Matthew Ryan yang familiar di kuping para penggemar.
Hal ini berbalik di Piala Dunia 2006 yang saat itu materi pemain Australia diisi oleh nama-nama besar seperti Tim Cahill, Mark Viduka, hingga Harry Kewell. Namun, berbekal materi pemain yang tak sebegitu 'wah' akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Australia. Kekuatan mereka justru tidak tertebak dan berpotensi menjadi tim kejutan nanti di Piala Dunia 2022.
Berikut empat pemain kunci timnas Australia di Piala Dunia 2022. Siapa saja mereka? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Ajdin Hrustic
Pemain pertama timnas Australia yang akan menjadi andalan selama berkiprah di Qatar nanti adalah Ajdin Hrustic. Pemain berusia 26 tahun itu sudah malang melintang di beberapa klub Eropa. Terbaru, ia tengah memperkuat klub Serie A Hellas Verona.
Sejauh ini, kiprah Hrustic berlaga di Liga Italia masih membutuhkan adaptasi dan terbukti ia baru mengemas lima kali tampil bersama Verona. Namun untuk urusan tim nasional, ia bisa dibilang menjadi andalan dalam skema permainan Australia sejak tahun 2017 dan sudah mengemas 20 caps serta mencetak tiga gol.
Martin Boyle
Martin Boyle diprediksi akan menjadi tumpuan di lini depan timnas Australia pada gelaran Piala Dunia 2022 nanti. Pemain yang saat ini memperkuat klub Liga Skotlandia, Hibernian tengah sedang dalam performa terbaik dengan mengemas enam gol dari 18 laga.
Boyle mencatatkan debut memperkuat timnas Australia di tahun 2018 saat mereka menghadapi Korea Selatan di partai persahabatan. Semenjak itu, Boyle langsung mendapati panggilan rutin memperkuat Socceroos. Pemain berusia 29 tahun ini sudah mengemas 19 caps dan mencetak lima gol.
Boyle meskipun menempati posisi striker, ia mempunyai atribut menonjol di sisi kecepatannya yang luar biasa. Kecepatan itu pula yang akan menjadi salah satu senjata ofensif paling ampuh bagi Graham Arnold di Qatar.
Dengan Australia yang kadang-kadang bermain bertahan, dia pasti akan menjadi pusat dari setiap
strategi serangan balik.
Aaron Mooy

Sebagai andalan lini tengah timnas Australia selama satu dekade, Aaron Mooy mempunyai reputasi memperkuat klub-klub Liga Eropa. Mulai dari St Mirren, Manchester City, Brighton, hingga kini tengah memperkuat Glasgow Celtic di Liga Skotlandia.
Pemain yang identik dengan kepala pelontosnya itu sudah memperkuat Socceroos sejak tahun 2012 dengan mengemas 53 caps serta mencetak tujuh gol. Di bawah bimbingan pelatih Ange Postecoglou bersama Celtic, Graham Arnold mempunyai harapan besar bagi Aaron Moy untuk memastikan bahwa ia datang dalam kondisi puncak.
“Kita semua tahu bahwa Ange akan mendapatkan yang terbaik dari Aaron,” kata Arnold kepada FIFA.
“Dengan kebugaran yang lebih baik, dengan ritme pertandingan yang lebih banyak, dan di bawah Ange, saya berharap ketika dia terbang ke Qatar dia akan menjadi pemimpin yang kami butuhkan di lapangan." pungkasnya.
Matthew Ryan

Australia akan dipimpin oleh Matthew Ryan selaku kapten sekaligus kiper utama. Ryan adalah pemain paling senior di timnas Australia dengan torehan 75 caps dan tengah bermain bersama FC Copenhagen.
Ryan mulai dikenal saat memperkuat klub Premier League, Brighton selama empat musim. Namun, ia kemudian menjalani masa peminjaman di Arsenal dan pindah permanen ke Real Sociedad.
Kepindahan Ryan baru-baru ini ke juara Liga Denmark, FC Copenhagen harusnya bisa memberinya tempat bersama timnas Australia di Piala Dunia 2022. Kiper berusia 30 tahun itu sudah bermain sebanyak 11 kali bersama Copenhagen di semua ajang.
Sumber: FIFA dan Transfermarkt
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
LATEST UPDATE
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







