5 Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
Serafin Unus Pasi | 22 Juli 2022 19:06
Bola.net - Ajang Piala Dunia merupakan turnamen prestisius di dunia sepak bola. Ini adalah sebuah panggung permainan yang indah dan merupakan impian setiap pesepakbola untuk mewakili negara mereka di ajang tersebut
Mencetak gol di ajang sekelas Piala Dunia akan menjadi momen berharga bagi setiap pesepakbola. Lagi pula, kompetisi tersebut hanya terjadi setiap empat tahun sekali dan sehingga kesempatan untuk mencetak gol di turnamen ini tergolong sesuatu yang langka.
Agar bisa mencetak gol di turnamen tersebut tergantung pada berbagai faktor. Mereka harus latihan ekstra, menunjukkan performa bagus saat berkompetisi, dan selalu tampil konsisten agar bisa ikut di ajang tersebut.
Pahlawan Piala Dunia memiliki tempat khusus di hati para penggemar sepak bola. Untuk tampil bersama tim nasional di panggung serbesar Piala Dunia adalah pencapaian yang luar biasa. Itulah mengapa pencetak gol terbanyak di Piala Dunia layak untuk diapresiasi maupun dibahas.
Tanpa basa-basi lagi, mari kita lihat lima pemain teratas yang paling banyak mencetak gol di Piala Dunia FIFA.
Pele

Pele sudah dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Edson Arantes do Nascimento atau yang biasa disapa Pele adalah bagian dari tim Brasil yang mendominasi ajang internasional di akhir 50-an dan 60-an.
Penyerang legendaris ini total sudah mencetak 12 gol di empat edisi Piala Dunia. Ini menjadikannya berada di peringkat lima pencetak gol terbanyak di Piala Dunia meskipunPele tidak pernah meraih penghargaan Sepatu Emas sekalipun.
Tapi dia memegang rekor sebagai pemain termuda yang pernah mencetak gol di Piala Dunia. Dia mencetak gol untuk Brasil saat melawan Wales di final tahun 1958 pada usia 17 tahun dan 249 hari.
Pele juga memegang rekor sebagai pemain termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia. Dia mencapai prestasi itu saat melawan Prancis pada 24 Juni 1958. Selain itu legenda yang sudah mengoleksi 91 caps dan 77 gol selama memperkuat Timnas Brasil ini meraih banyak penghargaan individu maupun gelar bergengsi lainnya.
Just Fontaine
Striker mematikan Prancis pada masa itu, Just Fontaine mencetak semua dari 13 golnya di Piala Dunia dalam turnamen edisi 1958. Fontaine adalah orang terakhir yang mencetak empat gol dalam satu laga bersama timnas Perancis sebelum Kylian Mbappe.
Fontaine membuat catatan spesial itu pada pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 1958 melawan Jerman Barat. Ia memborong total empat gol sehingga Prancis menang dengan skor 6-3 pada saat itu.
Lalu, keran 13 gol Fontaine berasal dari enam penampilan selanjutnya. Dia mencetak hat-trick melawan Paraguay dan mencetak empat gol melawan Jerman juga.
Namun terlepas dari heroik Fontaine dan tingkat mencetak gol yang luar biasa, Prancis berada di urutan ketiga setelah mengalami kekalahan dari juara bertahan Brasil di babak semi-final.
Gerd Muller
Gerd Muller dikenal secara umum sebagai salah satu striker terhebat sepanjang masa. Dia bermain hanya di dua turnamen Piala Dunia tetapi, ia berhasil mencetak gol sebanyak 14 kali.
Dia mencetak sebanyak 10 gol di Piala Dunia 1970 dan 4 gol di Piala Dunia 1974. Ia berhasil memenangkan penghargaan Sepatu Emas pada edisi tahun 1970.
Muller tampil menggila dengan mencetak gol di masing-masing dari lima penampilan pertamanya di ajang Piala Dunia. Dia mencetak hat-trick dalam dua pertandingan berturut-turut melawan Bulgaria dan Peru pada tahun 1970.
Namun, kepahlawanan striker legendaris itu tidak bisa menginspirasi Jerman Barat untuk meraih gelar saat mereka kalah dari Italia di babak semifinal. Pada Piala Dunia edisi 1974, Muller berhasil membawa Jerman Barat meraih trofi Piala Dunia. Namun sayang, usai membawa Der Panzer juara ia memilih mundur dari Timnas karena ada selisih dengan DFB (Asosiasi Sepak Bola Jerman).
Ronaldo

Il Phenomenon adalah salah satu striker paling buas sepanjang masa. Ronaldo menggemparkan jagat sepak bola di Piala Dunia 1998.
Dia mencetak empat gol dalam tujuh penampilan di turnamen tersebut. Namun, Ronaldo tidak bisa mengantarkan timnya untuk meraih gelar juara karena mereka kalah 3-0 dari Prancis di final.
Dia menebusnya empat tahun kemudian di Piala Dunia FIFA 2002, saat dia mencetak delapan gol dalam tujuh pertandingan, termasuk dua gol kemenangan melawan Jerman di final. Trio penyerang Ronaldo, Rivaldo dan Ronaldinho menjadi bintang di turnamen yang diselenggarakan di Korea-Jepang.
Sayang, penampilan terakhir Ronaldo bersama Timnas Brasil berakhir antiklimaks. Dia hanya mencetak tiga gol di Piala Dunia 2006 dan pahitnya, Brasil tersingkir di perempat final melawan Jerman.
Miroslav Klose

Miroslav Klose berhasil menorehkan catatan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang Piala Dunia digelar. Sejak tampil di Piala Dunia tahun 2002 sampai 2014, Klose telah tampil bersama Der Panzer sebanyak 24 kali dan berhasil mencetak 16 gol.
Jumlah yang saat ini, masih belum dapat dikejar oleh pemain sepakbola dari negara manapun yang masih aktif. Hal ini, menjadikannya raja topskor sepanjang masa Piala Dunia. Klose terhitung mengikuti Piala Dunia edisi 2002, 2006, 2010, dan 2014. Pada edisi terakhirnya tersebut, Timnas Jerman sukses menjadi top skor.
Di tahun 2014 Klose memutuskan pensiun usai membawa Jerman meraih juara Piala Dunia untuk keempat kalinya. Pada edisi Piala Dunia tersebut, Klose berhasil mencetak 2 gol ke gawang lawan.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:28
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 28 Februari - 3 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 16:27
-
Davide Tardozzi Kritik FIM Stewards Soal Penalti Marc Marquez di Sprint MotoGP Thailand 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:15
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 15:59
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Sprint Race Grand Prix Thailand di Buriram
Otomotif 28 Februari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Meski Sulit, Crystal Palace Ingin Jegal Manchester United di Old Trafford
Liga Inggris 28 Februari 2026, 22:25
-
Absen Lawan Everton, Lisandro Martinez Bisa Perkuat MU lawan Crystal Palace?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 22:14
-
Nonton Live Streaming Barcelona vs Villarreal di Vidio - Liga Spanyol 2025/2026
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 21:37
-
Prediksi BRI Super League: Persis Solo vs Persik Kediri 1 Maret 2026
Bola Indonesia 28 Februari 2026, 21:30
-
Nonton Live Streaming Liverpool vs West Ham di Vidio - Liga Inggris 2025/2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 1 Maret 2026
Bola Indonesia 28 Februari 2026, 20:57
-
Assist Sudah, Gol Kapan? Ardon Jashari Bidik Momen Spesial di San Siro Bersama AC Milan
Liga Italia 28 Februari 2026, 20:50
-
Liverpool Diminta Beri Rio Ngumoha Lebih Banyak Menit Bermain
Liga Inggris 28 Februari 2026, 20:14
-
Prediksi Cremonese vs Milan 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 18:30
-
Tempat Menonton Inter vs Genoa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 28 Februari 2026, 17:31
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21





