Achraf Hakimi Main di Posisi Apa? Bek Kanan Maroko dengan Peran Tak Biasa
Gia Yuda Pradana | 14 Juni 2026 00:49
Bola.net - Achraf Hakimi merupakan salah satu pemain kunci Timnas Maroko untuk Piala Dunia 2026. Bek sayap berusia 27 tahun itu dikenal sebagai sosok yang mampu memberikan pengaruh besar di kedua sisi permainan.
Achraf Hakimi memang tercatat sebagai pemain bertahan. Namun, cara bermainnya sering membuat banyak penonton mengira ia beroperasi sebagai gelandang serang atau pemain sayap.
Saat membela Maroko maupun Paris Saint-Germain (PSG), Hakimi kerap muncul di area yang tidak lazim untuk seorang bek kanan. Kemampuannya bergerak bebas menjadi salah satu alasan mengapa ia dianggap sebagai pemain yang berbeda dari kebanyakan bek sayap.
Posisi Asli Achraf Hakimi

Achraf Hakimi bermain di posisi bek kanan dalam formasi empat pemain belakang. Posisi tersebut menempatkannya di sisi kanan lini pertahanan bersama dua bek tengah dan satu bek kiri.
Meski demikian, perannya tidak terbatas pada tugas bertahan. Hakimi sering naik membantu serangan dan berada jauh di area lawan untuk menciptakan peluang.
Tidak jarang Achraf Hakimi muncul di dalam kotak penalti ketika rekan setimnya mengirim umpan silang dari sisi berlawanan. Situasi seperti ini menunjukkan betapa besarnya kebebasan yang diberikan pelatih kepadanya.
Kemampuan teknis dan insting menyerang membuat Hakimi efektif saat membantu membangun serangan. Kecepatannya juga memungkinkan dirinya kembali ke area pertahanan ketika tim kehilangan bola.
Mengapa Hakimi Lebih Sering Menyerang?

Banyak penggemar bertanya mengapa Achraf Hakimi tidak dimainkan lebih maju sebagai pemain sayap. Jawabannya karena ia tetap memiliki kualitas bertahan yang sangat baik sebagai bek kanan.
Hakimi memiliki kecepatan, stamina, dan kemampuan membaca permainan yang membuatnya mampu menjalankan dua peran sekaligus. Ia bisa menghentikan serangan lawan sekaligus menjadi ancaman di lini depan.
Pergerakannya yang datang dari lini belakang juga sering menyulitkan lawan. Pemain bertahan lawan kerap terlambat mengantisipasi karena Hakimi muncul dari area yang tidak terduga.
Keunggulan tersebut menjadikan Achraf Hakimi salah satu bek kanan paling berbahaya di sepak bola modern. Kombinasi kemampuan bertahan dan menyerang membuat perannya bersama Maroko maupun PSG kemungkinan tidak akan berubah dalam waktu dekat.
Tidak banyak pemain yang mampu menjalankan tugas sekompleks Achraf Hakimi. Oleh karena itu, kehadirannya menjadi senjata penting bagi Maroko dalam menghadapi lawan-lawan besar di panggung internasional.
Sumber: Sporting News
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bradley Barcola Sengaja Tunda Kepindahannya ke Liverpool, Kenapa?
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 20:00
-
Rapor Pemain AC Milan vs Venezia: Saelemaekers Jadi Pembeda, Ramos Buka Keran Gol
Liga Italia 29 Agustus 2026, 08:30
-
Aston Villa Capai Kesepakatan dengan PSG untuk Ibrahim Mbaye, Bukan Liverpool
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 07:13
-
Barcelona di Liga Champions: Reuni dan Misi Balas Dendam
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:49
LATEST UPDATE
-
Jay Idzes Cedera Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Bagaimana Kondisinya?
Tim Nasional 15 September 2026, 18:32
-
Lawan Tottenham, Andoni Iraola Isyaratkan Bakal Rotasi Pemain Liverpool
Liga Inggris 15 September 2026, 18:20
-
Pesona Dimitar Mitkov Bersama Madura United: 4 Gol dan Puncaki Top Skor BRI Super League
Bola Indonesia 15 September 2026, 17:47
-
Arema FC Lengkapi 11 Pemain Asing: Penyerang Muda Nigeria Jadi Rekrutan Terakhir
Bola Indonesia 15 September 2026, 17:15
-
Arema FC Imbau Suporter Persik Kediri Tak Hadir di Kanjuruhan, Ini Alasannya
Bola Indonesia 15 September 2026, 16:48
-
Dari Aceh hingga NTT, YPP Emtek Media Hadirkan Harapan bagi Warga Terdampak Bencana
Lain Lain 15 September 2026, 16:35
-
Elche Punya Rencana Khusus Hadapi Real Madrid: Bukan Parkir Bus, tapi Kuasai Bola
Liga Spanyol 15 September 2026, 16:12
-
Rodri Buka-bukan Ungkap Alasan Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona: Bukan Keputusan Mudah
Liga Spanyol 15 September 2026, 15:45
-
KONI Dukung PB ESI di Bawah Herindra, Bidik Prestasi Dunia dan Perkuat Game Lokal
Olahraga Lain-Lain 15 September 2026, 15:27
-
Prediksi FC Seoul vs Persib 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:24
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Dewa United 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:14
-
Serie A tak Lagi 'Boring': Belum Muncul Skor 0-0 hingga Pekan ke-4 Musim 2026/2027
Liga Italia 15 September 2026, 14:48
-
Harry Kane Tembus 150 Gol di Bayern Munchen, Lebih Cepat dari Robert Lewandowski!
Bundesliga 15 September 2026, 14:15
-
Kabar Mengejutkan FC Seoul: Turunkan Tim SMA untuk Hadapi Persib di ACL Two?
Bola Indonesia 15 September 2026, 13:48
-
Cristian Chivu Bela Josep Martinez, Tegaskan Kiper Inter Milan Bukan Masalah
Liga Italia 15 September 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

