Air Mata Neymar di Piala Dunia 2014
Asad Arifin | 2 Agustus 2022 15:51
Bola.net - Piala Dunia 2014 mungkin takkan bisa dilupakan oleh Neymar. Bukan cuma performa timnas Brasil yang amburadul, tapi juga dirinya yang mengalami cedera pada periode yang buruk.
Menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014, Brasil yang difavoritkan malah tampil di bawah performa terbaiknya. Puncaknya saat dipermak 1-7 oleh Jerman yang kemudian jadi juara dunia. Selecao cuma finis keempat usai kalah 0-3 dari Belanda.
Hasil tersebut membuat kenangan buruk yang sulit dilepaskan dari benak orang-orang Brasil, termasuk Neymar. Kala itu, Neymar tak bisa berbuat banyak menghindarkan timnya dari hasil buruk itu.
Neymar divonis harus mengakhiri Piala Dunia itu lebih cepat usai cedera pada laga perempat final melawan Kolombia. Neymar harus ditarik keluar dua menit sebelum waktu normal habis usai dilanggar keras bek Kolombia Juan Camilo Zuniga.
Kesal Terhadap Zuniga
Neymar, ternyata masih kesal dengan salah satu peristiwa tak mengenakkan saat Piala Dunia 2014. Saat itu, Neymar mendapat pelanggaran keras dari salah satu pemain timnas Kolombia.
Juan Zuniga, pemain timnas Kolombia tersebut, melakukan pelanggaran dengan menendang punggung Neymar dengan lututnya. Akibatnya, Neymar harus menderita cedera panjang karena tulang belakang yang retak.
Neymar ternyata masih menyimpan amarah karena perlakuan tak sportif dari sang lawan. "Aksi Zuniga tersebut berbahaya dan tidak perlu," kata Neymar seperti dilansir dari Marca.
Yang mengejutkan, Zuniga saat itu tak mendepat kartu kuning maupun merah. Pelanggaran yang ia lakukan sebenarnya masuk ke dalam kategori parah.
Komdis FIFA Sampai Turun Tangan
Juan Zuniga tidak dihukum untuk pelanggarannya terhadap Neymar. Bahkan, hasil penyelidikan Komite Disiplin FIFA memutuskan pada Senin bahwa tidak ada tindakan retrospektif yang dapat diambil.
Dalam pernyataannya, FIFA mengatakan peraturan-peraturan mencegah mereka membuka kasus karena insiden itu telah ditangani dari wasit di lapangan.
"Setelah analisis terhadap masalah dan pengajuan ekstensif dan dokumentasi yang diterima dari CBF (Konfederasi Sepak Bola Brazil), ketua sampai pada kesimpulan bahwa Komite Disiplin FIFA tidak memasukkan masalah ini ke dalam kondisi-kondisi yang digariskan oleh Kode Disiplin FIFA (FDC) untuk situasi yang dapat diintervensi oleh Komite Disiplin," bunyi pernyataan itu.
"Terutama, pada kasus spesifik ini, tidak ada tindakan retrospektif yang dapat diambil Komite Disiplin FIFA, sebab insiden yang melibatkan pemain Kolombia Juan Camilo Zuniga tidak luput dari para ofisial pertandingan."
Sumber: Diolah dari Berbagai Sumber
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Kilas Balik Piala Dunia 2002: Ketika Ronaldinho Permalukan David Seaman
Andrea Pirlo di Piala Dunia 2006: 1 Gol, 3 Man of the Match, dan Trofi Juara
Mengenang Sosok Philipp Lahm, Kapten Timnas Jerman Saat Juara Piala Dunia 2014
Ledakan Thomas Muller di Piala Dunia 2010: Top Skor dan Pemain Muda Terbaik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











