Alasan Banyak Pemain Memakai Sepatu Pink di Piala Dunia 2026
Gia Yuda Pradana | 17 Juni 2026 23:57
Bola.net - Parade sepatu bola berwarna pink menjadi pemandangan yang sulit diabaikan sepanjang fase grup Piala Dunia 2026. Hampir di setiap pertandingan, pemain dari berbagai negara tampil dengan alas kaki berwarna cerah yang tampak seragam.
Fenomena ini mulai menarik perhatian publik sejak laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan. Dalam hitungan menit, banyak penonton menyadari mayoritas pemain mengenakan sepatu dengan warna yang sama.
Tren tersebut terus berlanjut di berbagai pertandingan berikutnya. Di tengah besarnya perhatian dunia terhadap Piala Dunia 2026, pilihan warna sepatu ternyata bukan keputusan yang dibuat tanpa pertimbangan.
Strategi Produsen Tampil di Panggung Dunia

Piala Dunia menjadi salah satu ajang televisi terbesar di dunia dengan jutaan penonton dari berbagai negara. Oleh karena itu, produsen perlengkapan olahraga memanfaatkan turnamen ini untuk memperkenalkan desain terbaru mereka.
Sebagian besar pemain yang tampil di turnamen memiliki kontrak kerja sama dengan merek perlengkapan olahraga ternama. Mereka biasanya memperoleh model terbaru untuk digunakan selama kompetisi berlangsung.
Menariknya, Nike, Adidas, dan Puma sama-sama memilih warna pink sebagai identitas utama koleksi sepatu mereka tahun ini. Keputusan tersebut lahir setelah riset yang menunjukkan warna cerah dapat meningkatkan rasa percaya diri atlet.
Odinga Nimako dari tim global sepatu sepak bola Nike menjelaskan alasan tersebut. Ia mengatakan bahwa warna-warna terang memberikan keyakinan lebih besar kepada atlet saat tampil dalam momen penting.
Warna Pink Dinilai Meningkatkan Kepercayaan Diri

Menurut Nimako, warna pink termasuk salah satu warna paling kuat dalam membangun rasa percaya diri pemain. Selain mencolok, warna ini juga mampu menarik perhatian tanpa kehilangan daya tarik bagi khalayak luas.
"Kami terus mendengar dari konsumen dan atlet bahwa ketika mengenakan warna seperti pink yang sangat mencolok dan terang, rasanya seperti Anda harus benar-benar bagus untuk memakainya juga," kata Nimako. Pada saat yang sama, warna pink kini semakin diterima oleh berbagai kalangan sehingga tidak lagi dianggap terlalu khusus.
Nike menilai faktor psikologis memiliki peran penting dalam desain perlengkapan olahraga modern. Pemain tidak hanya membutuhkan performa teknis dari sepatu, tetapi juga dorongan mental ketika berada di lapangan.
Efek Visual Jadi Pertimbangan Utama

Selain faktor kepercayaan diri, visibilitas menjadi alasan lain di balik dominasi warna pink. Warna tersebut menciptakan kontras yang kuat dengan rumput hijau sehingga mudah terlihat dari tribun maupun layar televisi.
Nimako mengungkapkan bahwa Nike sempat menguji beberapa pilihan warna sebelum menentukan desain final. Namun, tidak ada opsi lain yang mampu memberikan dampak visual sekuat pink terang.
"Pink benar-benar membantu menonjolkannya di atas rumput hijau lapangan, baik ketika Anda berada di tribune maupun menonton di televisi," ujar Nimako. Nike ingin memastikan sepatu tetap menonjol meski berada di tengah beragam warna seragam tim peserta.
Meski demikian, tidak semua pemain mengikuti tren tersebut. Lionel Messi mencetak hattrick pertamanya di Piala Dunia dengan sepatu Adidas berwarna putih dan biru, sementara Cristiano Ronaldo menggunakan sepatu emas khusus yang disiapkan Nike untuk laga pembuka Portugal.
Sumber: SPORTbible
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Rilis Jersey Ketiga, Debut di SUGBK
Liga Italia 7 Agustus 2026, 16:22
-
Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 07:55
-
Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 13:13
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Brighton vs Arsenal 19 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


