Alessandro Bastoni Disarankan Pergi dari Italia Demi Keselamatannya Sendiri

Aga Deta | 3 April 2026 09:00
Alessandro Bastoni Disarankan Pergi dari Italia Demi Keselamatannya Sendiri
Wasit Clement Turpin memberikan kartu merah kepada Alessandro Bastoni dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia antara Bosnia dan Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Bola.net - Giuseppe Bergomi menyoroti kondisi Alessandro Bastoni setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia usai kalah dari Bosnia dan Herzegovina. Ia menilai sang bek kini berada dalam tekanan besar dari publik sepak bola Italia.

Bek Inter Milan itu menjadi sorotan setelah tampil dalam laga playoff yang berakhir dengan kekalahan Italia. Dalam pertandingan tersebut, Bastoni mendapat kartu merah akibat pelanggaran terhadap Amar Memic.

Advertisement

Kesalahan tersebut terjadi pada momen krusial dan membuat Italia kehilangan kendali pertandingan. Bosnia kemudian memanfaatkan situasi untuk memastikan kemenangan di laga penentuan tersebut.

Kondisi ini memperburuk situasi Bastoni yang sebelumnya juga sempat menghadapi kritik dari fans. Ia kini disebut menjadi salah satu pihak yang paling disorot setelah kegagalan tim nasional.

1 dari 3 halaman

Harus Tinggalkan Italia Demi Kebaikan Sendiri

Harus Tinggalkan Italia Demi Kebaikan Sendiri

Pemain Inter Milan, Alessandro Bastoni dalam pertandingan Serie A melawan Fiorentina, Rabu, 29 Oktober 2025. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bergomi menilai Bastoni sudah berada dalam situasi yang tidak ideal di Italia. Ia bahkan menyarankan agar sang pemain mencari klub di luar negeri demi melanjutkan kariernya.

Menurutnya, tekanan yang diterima Bastoni bisa berdampak pada performa dan perkembangan pemain. Ia menilai perubahan lingkungan dapat membantu sang bek kembali ke level terbaiknya.

"Bagi saya, dia adalah teman. Saya bahkan sering bertemu dengannya di pertandingan basket, saya sangat peduli padanya. Kesalahan melawan Bosnia itu pasti terjadi, apa yang sudah mereka katakan kepadanya selama satu setengah bulan terakhir?" ujar Bergomi kepada Radio Nerazzurra.

"Sekarang dia harus meninggalkan Italia demi kebaikannya sendiri. Kita sedang kehilangan talenta luar biasa, salah satu bek terbaik dalam sepak bola modern. Saya sangat menyesal, tetapi demi dirinya sendiri, dia perlu mencari klub di luar negeri," lanjut Bergomi.

2 dari 3 halaman

Kegagalan Penalti Francesco Pio Esposito

Kegagalan Penalti Francesco Pio Esposito

Penyerang Italia, Pio Esposito saat laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Norwegia, 16 November 2025 silam. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bergomi juga menyoroti kegagalan Francesco Pio Esposito dalam mengeksekusi penalti pada laga tersebut. Ia menilai keputusan untuk menunjuk Esposito sebagai eksekutor pertama menjadi bagian dari situasi yang perlu dievaluasi.

Menurut Bergomi, kondisi pertandingan di Bosnia tidak sepenuhnya mendukung gaya bermain Esposito. Ia menegaskan bahwa pemain tersebut bukan tipe yang cocok dalam skema serangan balik sehingga menghadapi tekanan yang berbeda.

"Di Bosnia, ia ditempatkan dalam situasi yang tidak cocok untuknya, karena ia bukan pemain yang mengandalkan serangan balik. Namun menurut saya, ia tidak akan hancur karena tersingkir melawan Bosnia," ujar Bergomi.

"Secara keseluruhan, Inter akan menurunkan lima pemain yang baru saja kembali dari tugas internasional. Selain para pemain Azzurri, ada Zielinski dan Dumfries yang baru saja menerima kartu merah saat melawan Belanda," lanjut Bergomi.

3 dari 3 halaman

Pemain Diminta Bertanggung Jawab

Bergomi menekankan pentingnya tanggung jawab para pemain setelah kegagalan ini. Ia berharap situasi tersebut bisa dijadikan motivasi untuk bangkit di pertandingan berikutnya.

Menurutnya, emosi negatif yang muncul harus disalurkan secara positif di lapangan. Hal ini penting agar tim bisa kembali tampil kompetitif.

"Saya pikir mereka harus bertanggung jawab atas kegagalan ini, kemarahan yang terkumpul harus disalurkan di lapangan. Para pemain harus memahami hal ini," ujar Bergomi.

Sumber: Sempre Inter

LATEST UPDATE