Alexis Sanchez: Pemain Inggris Terlalu Lembek
Editor Bolanet | 14 November 2013 02:29
- Winger timnas asal klub Barcelona FC, Alexis Sanchez, menilai para pemain di timnas terlalu lembek dan berimbas pada mental juara mereka.
Komentar bernada psywar tersebut dilontarkan Sanchez menjelang pertandingan persahabatan kedua negara, yang rencananya bakal dihelat Sabtu besok. Sebagai calon lawan, pemain 24 tahun itu pun mulai mengomentari skuat The Three Lions.
Menurut Sanchez, mental bermain para penggawa di skuat Roy Hodgson kurang kuat karena mereka terbiasa dengan hidup mudah sejak kecil. Tetapi kehidupan berbeda justru dialami Sanchez, yang mengaku akhirnya diselamatkan oleh sepakbola.
Problem bagi tim seperti Inggris adalah bahwa segalanya begitu mudah bagi mereka. Dengan bergabung pada akademi di usia sekitar 10 atau 11 tahun, maka semuanya sudah beres, tukas Sanchez.
Sementara saya terbiasa mencuci mobil untuk mencukupi dana membeli sepatu sepakbola. Tetapi ketika anda di akademi seperti milik Manchester United atau , maka anda sudah mendapatkan semuanya.
Ditambahkan Sanchez bahwa andai pekerjaannya di luar lapangan gagal dirampungkan, maka ia bakal menebus dengan 15 jam kerja di sebuah proyek konstruksi.
Meski begitu, saya masih belum mendapat penghasilan cukup untuk hidup. Sepakbola menyelamatkan saya, dan saya kira tidak akan ada pemain Inggris yang bisa mengucapkannya. [initial]
(mtr/atg)
Komentar bernada psywar tersebut dilontarkan Sanchez menjelang pertandingan persahabatan kedua negara, yang rencananya bakal dihelat Sabtu besok. Sebagai calon lawan, pemain 24 tahun itu pun mulai mengomentari skuat The Three Lions.
Menurut Sanchez, mental bermain para penggawa di skuat Roy Hodgson kurang kuat karena mereka terbiasa dengan hidup mudah sejak kecil. Tetapi kehidupan berbeda justru dialami Sanchez, yang mengaku akhirnya diselamatkan oleh sepakbola.
Problem bagi tim seperti Inggris adalah bahwa segalanya begitu mudah bagi mereka. Dengan bergabung pada akademi di usia sekitar 10 atau 11 tahun, maka semuanya sudah beres, tukas Sanchez.
Sementara saya terbiasa mencuci mobil untuk mencukupi dana membeli sepatu sepakbola. Tetapi ketika anda di akademi seperti milik Manchester United atau , maka anda sudah mendapatkan semuanya.
Ditambahkan Sanchez bahwa andai pekerjaannya di luar lapangan gagal dirampungkan, maka ia bakal menebus dengan 15 jam kerja di sebuah proyek konstruksi.
Meski begitu, saya masih belum mendapat penghasilan cukup untuk hidup. Sepakbola menyelamatkan saya, dan saya kira tidak akan ada pemain Inggris yang bisa mengucapkannya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas
Piala Dunia 16 Juli 2026, 15:23
-
Lionel Messi Lawan Inggris: Jalan-jalan tapi Mematikan
Piala Dunia 16 Juli 2026, 13:40
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










