Antara Cedera Yildiz dan Berkah Calhanoglu: Update Skuad Turki Jelang Piala Dunia 2026

Afdholud Dzikry | 21 Mei 2026 10:46
Antara Cedera Yildiz dan Berkah Calhanoglu: Update Skuad Turki Jelang Piala Dunia 2026
Pemain Juventus Kenan Yildiz merayakan gol kedua bagi timnya pada laga Serie A/Liga Italia antara Juventus vs Napoli di Turin, Italia, Minggu, 25 Januari 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Bola.net - Pelatih Turki, Vincenzo Montella mengungkapkan kondisi terbaru skuadnya menjelang Piala Dunia 2026 saat menghadiri final Europa League di Istanbul. Fokus utama tertuju pada kebugaran Kenan Yildiz yang masih bermasalah, meski di saat bersamaan ia mendapat kabar positif terkait Hakan Calhanoglu.

Kehadiran Montella di Stadion Besiktas juga dimanfaatkan untuk memantau kesiapan para pemainnya. Di tengah persiapan menuju Amerika Utara, beberapa pemain inti menghadapi situasi berbeda soal kondisi fisik.

Advertisement

Montella mengaku cukup khawatir dengan perkembangan salah satu pemain mudanya. Namun, keputusan Inter Milan melepas lebih cepat Hakan Calhanoglu memberi keuntungan besar bagi program latihan tim nasional.

Langkah klub asal Italia itu membuat persiapan Turki berjalan lebih fleksibel. Montella pun bisa sedikit lega karena timnya memiliki waktu tambahan untuk memaksimalkan kondisi pemain sebelum turnamen dimulai.

1 dari 3 halaman

Kecemasan Terhadap Cedera Lutut Kenan Yildiz

Kecemasan Terhadap Cedera Lutut Kenan Yildiz

Kenan Yildiz dalam laga Juventus vs Sassuolo di Liga Italia 2025/2026, Minggu (22/3/2026). (c) La Presse via AP Photo/Tano Pecoraro

Penyerang muda Juventus, Kenan Yildiz, masih berjuang memulihkan masalah cedera lutut yang terus mengganggu performanya. Kondisi itu membuat ritme latihan sang pemain belum kembali stabil.

Sepanjang musim ini, Yildiz sebenarnya tampil cukup menjanjikan bersama Juventus. Namun, peradangan di lutut membuatnya tidak bisa berlatih penuh dalam beberapa bulan terakhir. Tim medis Turki kini terus memantau perkembangannya agar sang pemain bisa pulih tepat waktu.

"Yildiz baru berusia 21 tahun dan saya berharap demi kebaikannya ini akan menjadi petualangan pertama dari banyak Piala Dunia," ujar Vincenzo Montella.

"Dia mengalami beberapa masalah di lututnya selama beberapa bulan terakhir yang membuatnya tidak bisa berlatih 100 persen. Saya berharap dia bisa pulih sepenuhnya, kami sedikit khawatir tentang dia, tetapi dia tentu tidak kekurangan antusiasme," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Berkah dari Inter Milan

Berkah dari Inter Milan

Ekspresi Hakan Calhanoglu usai membobol gawang Como, Rabu (22/4/2026) (c) AP Photo/Luca Bruno

Situasi berbeda justru dialami Hakan Calhanoglu. Kapten tim nasional Turki itu sudah mendapat izin meninggalkan Inter Milan lebih cepat agar bisa fokus mengikuti persiapan Piala Dunia.

Inter Milan mengambil keputusan tersebut setelah memastikan gelar Scudetto dan Coppa Italia. Klub berjuluk Nerazzurri itu bahkan memberi libur tambahan selama sepekan kepada pemain yang akan tampil di Piala Dunia. Akibatnya, Calhanoglu dipastikan absen pada laga terakhir Serie A musim ini.

"Saya mengetahui bahwa dia tiba di Istanbul hari ini, jadi saya berterima kasih kepada Inter dan sang pemain, yang akan memungkinkan kami bekerja dengannya mulai hari Jumat," kata Vincenzo Montella.

"Saya berharap dia bisa menemukan kembali performa idealnya untuk bermain di Piala Dunia. Calhanoglu adalah salah satu pemain terpenting kami, mungkin yang terpenting," sambung Vincenzo Montella.

3 dari 3 halaman

Target Realistis Skuad Turki di Fase Grup

Target Realistis Skuad Turki di Fase Grup

Starting XI Timnas Turki yang bertanding di final playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. (c) TFF Official

Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada diprediksi berlangsung sangat kompetitif. Montella menilai kesiapan fisik dan mental akan menentukan perjalanan tim di turnamen singkat seperti ini.

Staf pelatih pun menetapkan target realistis, yakni lolos dari fase grup. Meski suasana optimistis sedang terasa di dalam tim, Montella meminta para pemain tetap menjaga fokus dan tidak larut dalam euforia.

"Piala Dunia adalah turnamen yang singkat, jadi ini semua tentang performa Anda saat tiba di sana," ungkap Vincenzo Montella.

"Sebuah insiden bisa menjadi penentu, tetapi itu berlaku bagi tim non-unggulan maupun tim favorit juara. Target kami adalah lolos babak grup, tetapi kami tahu apa pun bisa terjadi dalam pertandingan tunggal. Ada banyak antusiasme dan kepercayaan diri, tetapi kita tidak boleh membiarkannya berubah menjadi euforia," jelasnya

Pemusatan latihan Timnas Turki akan segera dimulai di Istanbul dalam beberapa hari mendatang. Seluruh pemain diharapkan segera bergabung untuk mematangkan persiapan sebelum bertolak ke Amerika Utara.

LATEST UPDATE