Apes! Dinilai Palsukan Dokumen, Banding Ditolak, Thomas Partey Absen di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Afdholud Dzikry | 17 Juni 2026 08:07
Apes! Dinilai Palsukan Dokumen, Banding Ditolak, Thomas Partey Absen di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Aksi Thomas Partey dalam laga Real Madrid vs Arsenal, Kamis (17/4/2025). (c) AP Photo/Bernat Armangue

Bola.net - Gelandang senior Ghana, Thomas Partey, dipastikan absen pada laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Panama, Kamis (18/6/2026). Pemain Villarreal itu tidak dapat masuk ke Kanada setelah otoritas setempat menolak visa yang diajukannya.

Keputusan tersebut keluar setelah pengadilan federal di Toronto menolak banding darurat dari pihak Partey. Hakim Roger Lafreniere menilai tidak ada dasar yang cukup untuk memberikan pengecualian, sehingga Ghana harus tampil tanpa salah satu pemain paling berpengalaman di lini tengah saat menghadapi Panama di BMO Field.

Advertisement

Saat ini Partey tetap berada di Amerika Serikat dan menjalani latihan secara terpisah. Ia baru berpeluang kembali memperkuat Black Stars pada laga kedua Grup L melawan Inggris di Foxborough pada 23 Juni mendatang.

Absennya pemain berusia 32 tahun itu menjadi pukulan bagi tim asuhan Carlos Queiroz. Apalagi pertandingan melawan Panama sangat penting sebelum Ghana menghadapi lawan yang lebih berat, yakni Inggris dan Kroasia.

1 dari 3 halaman

Ketatnya Hukum Imigrasi Kanada

Ketatnya Hukum Imigrasi Kanada

Starting XI Timnas Ghana berpose sebelum kickoff melawan Jerman. (c) AP Photo/Matthias Schrader

Kanada menegaskan bahwa statusnya sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia tidak mengubah aturan imigrasi yang berlaku. Setiap pendatang tetap menjalani pemeriksaan sesuai prosedur demi menjaga keamanan nasional.

Kebijakan ini dinilai lebih ketat dibandingkan aturan yang diterapkan Amerika Serikat dan Meksiko. Pemerintah Kanada menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus, termasuk bagi atlet yang sedang mengikuti turnamen internasional.

Otoritas Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada (IRCC) menyebut keputusan tersebut diambil berdasarkan rekam jejak hukum yang dimiliki pemohon. Tidak ada pengecualian yang diberikan dalam kasus ini.

"Setiap orang yang ingin datang ke Kanada akan dinilai secara individual berdasarkan fakta yang tersedia dan hukum yang berlaku, dengan keselamatan serta keamanan warga Kanada sebagai prioritas utama," tulis IRCC dalam pernyataan resminya.

2 dari 3 halaman

Kebohongan Fatal dalam Dokumen Visa

Masalah ini berawal dari proses pengajuan visa yang dilakukan Partey. Dalam formulirnya, ia menyatakan tidak pernah menghadapi dakwaan pidana di negara mana pun.

Namun, menurut laporan The Athletic, klaim tersebut tidak sesuai dengan fakta yang tercatat dalam dokumen hukum. Ketidaksesuaian informasi itulah yang menjadi alasan utama penolakan izin masuk ke Kanada.

Partey sendiri tengah menghadapi proses hukum di Inggris sejak tahun lalu. Ia didakwa dalam sejumlah kasus pidana, termasuk tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual, dengan beberapa dakwaan tambahan yang muncul pada awal tahun ini.

Meski Partey telah menyatakan tidak bersalah dalam persidangan yang berlangsung pada April lalu, status hukumnya tetap menjadi pertimbangan otoritas imigrasi Kanada. Hakim Roger Lafreniere juga menyatakan bahwa pihak pemain gagal menunjukkan alasan yang cukup untuk mendapatkan izin darurat melintasi perbatasan.

3 dari 3 halaman

Dampak Taktis dan Respons Carlos Queiroz

Kehilangan Partey tentu mengurangi kekuatan Ghana yang belakangan juga sedang kesulitan menemukan konsistensi permainan. Dalam tujuh laga terakhir di semua kompetisi, mereka menelan enam kekalahan.

Situasi ini memaksa staf pelatih mencari solusi cepat di lini tengah. Mohammed Kudus dan Jordan Ayew kini diperkirakan memegang peran lebih besar, sementara Antoine Semenyo diharapkan mampu menjadi pembeda di lini depan.

Pelatih Ghana, Carlos Queiroz, berusaha tetap tenang saat menanggapi absennya salah satu pemain kuncinya.

"Tugas saya adalah memainkan kartu yang ada di tangan saya," kata Carlos Queiroz kepada media di Toronto.

Meski kehilangan Partey, dukungan untuk Ghana tetap mengalir. Ratusan suporter berkumpul di luar hotel tim menjelang laga melawan Panama, memberikan suntikan semangat bagi Black Stars yang harus memulai perjalanan mereka tanpa salah satu pemimpin di lapangan.

LATEST UPDATE